terasbanua.my.id, Banjarmasin – Produk kerajinan tangan sulam dari kelompok penyandang disabilitas terutama yang dijual di Pekan Raya Banjarmasin, dilirik Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Menurut Ibnu produk ayaman benang wol berupa taplak meja dari perkumpulan penyandang disabilitas di Kota Banjarmasin itu sangat kreatif dan bagus-bagus. Tak kalah dengan produk yang dijual para UMKM lainnya yang ada di event tersebut.
“Tinggal mungkin harus dibina, apakah sisi kreatif produknya atau market pemasarannya itu yang penting,” ucap Ibnu kepada terasbanua.my.id usai meninjau stand Pekan Raya Banjarmasin, Jumat (22/9/2023).
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Siti Wasilah menambahkan dalam mengembangkan potensi kerajinan tangan dari para penyandang disabilitas itu akan didampingi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin.
“Kita bantu mengarahkan mungkin pada pemilihan warna. Kemudian diversifikasi dari yang hanya ayaman benang menjadi taplak meja bisa dibuat kreasi-kreasi produk lainnya. Insya Allah nanti kita dampingi untuk itu,” tutur Wasilah.
Wasilah mengungkapkan saat melihat ayaman benang wol itu dirinya kepikiran untuk mengkombinasikan dengan tas ayaman dari bambu dan lainnya.
Bisa juga lanjutnya, menjadi hiasan tata seperti syal tas dan mungkin saja kerajinan ayaman benang wol itu dijadikan tas menarik.
“Sepertinya kita bantu untuk finishing nya,” katanya.
Melihat adanya potensi keahlian yang bisa diasah dari penyandang disabilitas dan menghasilkan. Pihaknya pun tertarik untuk membantu mengembangkan potensi itu.
“Saya pikir penyandang disabilitas yang lain bisa juga terkecuali netra. Insya Allah yang lain kita kembangkan untuk bisa belajar juga,” tuturnya.
Jika memungkinkan lanjutnya, kelompok usaha dari penyandang disabilitas itu nantinya akan disediakan tempat agar bisa lebih mengembangkan usaha mereka.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






