Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 26 Mei 2026 01:44 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​


 Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​ Perbesar

terasbanua.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kota Seribu Sungai resmi menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

​Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI kepada Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, pada puncak Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang digelar di Gedung Garuda Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).

​Apresiasi tingkat nasional ini diberikan atas komitmen luar biasa Pemkot Banjarmasin dalam menjaga eksistensi dan keberlangsungan bahasa Banjar. Pemerintah pusat menilai Banjarmasin sukses mengintegrasikan pelestarian bahasa daerah melalui kebijakan strategis, sistem pendidikan, hingga keterlibatan aktif masyarakat di tengah gempuran arus digital.

​Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Ryan Utama, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa bahasa daerah tetap memiliki posisi krusial di era modern. ​”Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pelestarian bahasa daerah masih memiliki tempat penting di tengah perkembangan teknologi. Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas dan jati diri masyarakat Banjar yang tidak boleh hilang ditelan zaman,” ujar Yamin.

​Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menyatakan capaian nasional ini menjadi suntikan motivasi besar bagi jajarannya.  Ia menekankan bahwa penghargaan ini akan menjadi bahan bakar untuk memperkuat program pelindungan bahasa secara berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Ke depan, berbekal penghargaan nasional ini, Pemkot Banjarmasin berkomitmen memperluas program pelindungan bahasa daerah.

Langkah konkret yang siap digenjot meliputi penguatan literasi budaya di sekolah, pelatihan guru muatan lokal, pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal, hingga digitalisasi konten berbahasa Banjar demi merangkul generasi muda.

Medcent-bjm

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin