terasbanua.my.id, Banjarmasin – Wacana tes urine yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terhadap siswa SD dan SMP untuk mendeteksi penyakit sejak dini, disambut baik oleh orang tua siswa.
Seperti yang diungkapkan salah seorang orang tua siswa di Kota Banjarmasin, Yenny Purnawati yang menyetujui adanya wacana tersebut.
“Ya bagus saja selama di fasilitasi dan tidak memberatkan orang tua, ya tidak masalah,” ucap Yenny kepada terasbanua.my.id, Rabu (20/9/2023).
Namun sebelum melaksanakan itu, tentu perlu disosialisasikan terlebih dahulu terhadap orang tua dan dijelaskan apa tujuan dan manfaat dari pelaksanaan itu.
Selain itu, hasil tes urine siswa itu benar-benar tervalidasi dengan baik. Jangan kesannya seadanya apalagi hasilnya salah ataupun sampai tertukar.
“Jadi harus kehati-hatian karena tes ini untuk mengetahui potensi penyakit yang bisa saja itu serius,” tutur Yenny.
Pasalnya, secara tidak langsung tes yang dilakukan cukup mengkhawatirkan orang tua apabila hasilnya ternyata benar-benar terdeteksi memiliki penyakit berbahaya.
Ibu dari tiga anak itu juga menyampaikan alangkah baiknya, penanggulangan penyakit yang di derita anak bisa dibantu oleh Pemko Banjarmasin. Misalnya dalam pengobatan sebelum lebih parah.
“Pasti shock kan kalau ternyata benar. Tentu pemerintah harus memberikan solusi,” ujarnya.
Di samping itu, tentu perlu ditunjang dengan program Pemko Banjarmasin mengenai pola hidup sehat khususnya di lingkungan sekolah.
Misalnya, semua kantin di sekolah diharuskan menyediakan jajanan atau makanan yang sehat untuk dikonsumsi anak-anak.
Mengingat salah satu pemicu penyakit berbahaya adalah mengonsumsi makanan atau jajanan yang tidak sehat.
“Walaupun sudah diterapkan di rumah makan sehat ya tetap saja namanya anak-anak cepat terpengaruh liat temennya makan jajanan yg gak sehat dan ikut-ikutan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






