terasbanua.my.id, Banjarmasin – Virus Human Metapneumovirus (HMPV) dilaporkan telah terdeteksi di Indonesia.
Mengenai hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menjelaskan bahwa virus yang menyerang saluran pernafasan itu tidak terlalu berbahaya.
Gejalanya pun mirip dengan flu biasa seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas hingga besar orang yang terinfeksi akan pulih dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus.
“Jadi yang perlu dilakukan jaga kondisi tubuh dan kebersihan. Ketik batuk pakai masker,” ucap Tabiun, Sabtu (11/1/2025).
Menurut Tabiun, meski sudah terdeteksi di Indonesia. Namun ia memastikan virus itu belum masuk di Kota Banjarmasin.
Di samping itu, ia mengungkapkan dari kementrian sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait bahaya virus HMPV.
“Tidak ada rilisan kementrian kalau berbahaya, tapi harus tetap waspada ya,” tekannya.
Mengingat gejalanya sama dengan flu biasa penanganannya pun hampir sama dan munculnya gejala tergantung pada kondisi tubuh masing-masing.
“Gejalanya pilek, kalau sudah terkena rentang waktunya tergantung kondisi tubuh, kalau kondisi tubuhnya bagus maka akan cepat membaik,” jelasnya.
Tabiun juga memberikan beberapa anjuran bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan. Ia menyarankan agar tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin, seperti es, serta untuk mengonsumsi vitamin agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
“Dianjurkan jangan makan minum es, juga makan vitamin, karena penyakit ini tidak memandang usia, mau anak-anak, dewasa, lansia pasti bisa kena,” tambahnya.
Dalam hal ini, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu takut berlebihan jika mengalami pilek, karena rasa takut justru dapat menurunkan daya tahan tubuh.
“Kalau ada yang kena pilek, jangan terlalu takut, kalau kita takut daya tahan tubuh akan menurun, jadi percaya diri saja kalau tidak bakalan kena virus HMPV,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Ilustrasi






