terasbanua.my.id, Banjarmasin – Di momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali meresmikan dua kelurahan Bebas Dari Narkoba (Bersinar) yakni Kelurahan Alalak Selatan dan Kelurahan Pekauman.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan ini merupakan aksi nyata pihaknya bersama Badan Narkotika Banjarmasin (BNN) dalam memerangi peredaran narkotika di Kota Seribu Sungai.
“Jadi sudah ada 8 kelurahan yang berstatus bersinar sejak tahun 2020 lalu,” ucap Ibnu usai menghadiri peringatan HANI di Ballroom Hotel Internasional Banjarmasin (HBI), Rabu (26/6/2024).
Melalui kelurahan bersinar ini lanjut Ibnu, menjadi harapan baru dalam memerangi narkotika dengan berbasis pada kekuatan masyarakat langsung.
Menurutnya peran dan kesadaran masyarakat sangat penting dalam memerangi peredaran benda haram tersebut.
“Kalau menunggu petugas tidak banyak, tapi melalui kesadaran masyarakat yang mendeteksi sedini mungkin tentu lebih efektif dalam mencegah peredaran narkotika,” tuturnya.
Untuk itu lanjutnya, tengah diusahakan agar 52 kelurahan bisa berperan dalam memerangi narkotika.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Banjarmasin, AKBP Wuryantono mengatakan penetapan dua kelurahan bersinar itu tentunya telah memenuhi sejumlah indikator penilaian.
“Dimana dua kelurahan yang baru ditetapkan itu dinilai masih terdaftar peredaran narkoba dan barang bukti,” tuturnya.
Langkah selanjutnya, di kelurahan itu nantinya memanfaatkan potensi yang ada dengan membentuk Satuan Tugas Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Selain itu, di kelurahan yang ditetapkan sebagai kelurahan bersinar dibentuk intervensi berbasis masyarakat melalui agen pemulihan.
Di samping itu, ia membeberkan jenis narkotika yang paling masif peredaraannya dari data 2023 hingga 2024 adalah jenis sabu.
“Itu berdasarkan data penindakan yang dilakukan Polresta bersama BNN,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






