terasbanua.my.id, Banjarmasin – Objek wisata religi Makam Sultan Suriansyah terpilih ikut dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 dan baru saja dilakukan penilai oleh juri pada Rabu (2/8/2023).
Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Fatimah mengatakan ada lima penilaian yang dilakukan tim juri.
Pertama desa wisata harus memiliki keunikan yang menjadi daya tarik tersendiri. Penilaian kedua peningkatan standar homestay dan standar kualitas toilet.
Selanjutnya, kemampuan akselerasi percepatan transformasi digital, serta menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi desa wisata secara digital.
Penilaian keempat dilihat dari suvenir yang dijual di desa wisata itu dan kategori penilaian terakhir kelembagaan desa wisata dan CHSE.
“Tentunya lima penilaian itu sudah kita persiapkan dengan serius dan optimis bisa memenangkan penghargaan ADWI tahun ini,” ucap Fatimah kepada awak media usai penilaian.

Namun yang jelas dalam penilaian ini, Makam Sultan Suriansyah sangat menonjol dari daya tariknya yang berhasil membuat masyarakat di Kalsel khususnya banyak berkunjung.
Selain itu, sejarah yang ada dalam objek wisata religi itu menjadi bukti berdirinya Kerajaan Banjar dan Sultan Suriansyah merupakan raja pertama yang memeluk agama islam.
“Hal-hal itu yang lebih kita tonjolkan dalam penilaian,” ujarnya.
Jika sebelumnya, objek wisata religi Kubah Habib Basirih berhasil meraih Juara Harapan 1 Kategori Souvenir pada ajang penilaian ADWI tahun 2022.
Maka kali ini pihaknya optimis objek wisata religi Makam Sultan Suriansyah bisa masuk tiga besar sesuai target pihaknya.
“Mudah-mudahan bisa masuk tiga besar target kita,” akhirnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






