Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 20 Agu 2023 13:43 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Terbilang Baru, 2 Gadis HST Ini Sukses Naik Podium Championship Muaythai se Banua Enam


 Terbilang Baru, 2 Gadis HST Ini Sukses Naik Podium Championship Muaythai se Banua Enam Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – Rahmanisa Anggraini P (18) dan Febridha Febrina (22) mempunyai semangat besar di atas ring kejuaraan Muaythai se Banua Enam di Hulu Sungai Tengah (HST).

Alhasil, keduanya mampu menunjukkan kemampuannya hingga berhasil masuk ke babak final pada ajang Fighting Championship Bupati HST Cup yang digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai. Terhitung mulai 18-19 Agustus 2023.

Menariknya, Anggraini dan Febri sama-sama baru di dunia cabang olahraga (Cabor) Muaythai. Bahkan sama-sama kontingen HST, sebagai tuan rumah, membela Bumi Murakata.

Bertarung pada nomor pertandingan 54 kilogram putri maksimal U-23, keduanya berhasil menyisihkan lawannya se Banua Enam di Kalsel. Hingga akhirnya saling berhadapan di final, memperebutkan podium 1.

Tiga ronde telah berlangsung, Febri akhirnya kalah skor dari Anggraini pada babak final itu. Anggraini mendapat medali emas, Febri mendapat perak, Sabtu (18/8/2023) sore.

Awalnya, Febri memang bisa mengatur pernapasan pada 3 menit di ronde pertama dan mampu memanfatkan powernya. Dia membangun serangan kepada Anggraini, hingga hampir tak bisa melawan berkat teknik Muaythainya.
Sayangnya, pada menit-menit terakhir ronde ke 2 dan 3, Febri banyak kehilangan tenaga, nyaris tak berdaya.

Sementara Anggraini memanfaatkan momen itu, ‘punch’ hingga ‘kick’ menghujani Febri. Puncaknya, 3 menit terakhir pada ronde ke 3, membuat Febri kewalahan menghadapi si bungsu itu.

Febri masih bisa bertahan hingga lonceng babak terakhir berbunyi. Hanya saja dia sudah tak berdaya untuk berdiri.

Sejatinya, si bungsu dari 5 bersaudara itu sebelumnya atlet tinju dari Pertina HST. Gadis kelahiran 2005 Toli-Toli Sulawesi Tengah ini dilahirkan dari pasangan Herry Jonie dan Adriati Syamsudin.

“Sebelumnya sempat di Pertina. Lalu ke Muaythai,” kata Ayahnya Anggraini, Herry.

Herry mengaku mendukung penuh kegiatan anaknya pada cabor jenis bela diri. Bahkan jauh hari telah menyiapkan segala sesuatunya untuk si bungsu.

“Sejak kecil memang suka olahraga. Main basket, bulu tangkis dan lainnya,” kata lelaki pensiunan Polri berpangkat AKP atau balok tiga itu.

Itu jauh sebelum Anggraini pindah ke HST mengikuti ayahnya yang ‘berdarah asli’ Bumi Murakata dan sang ibu dari Toli-Toli yang diboyong ke Barabai.

Di HST, sang Ayah mengikutsertakan Anggraini ke sanggar tinju amatir, Pertina.

“Jadi dulu waktu masih bertugas di Sulawesi, sejak kecilnya Anggraini sudah suka olahraga dan bercita-cita menjadi Polwan. Tahun kemaren ikut tes Polri, tapi kurang tingginya (badan). ikut lagi olahraga lagi di sini (HST),” terang Herry.

Beda lagi dengan Febri. Meskipun terpaut umur beda 5 tahun dengan Anggraini, Febri merasa puas dengan penampilan perdananya di Muaythai.

Sekalipun Febri baru 2 minggu ikut latihan Muaythai di GOR Murakata Mandingin Barabai, dia sukses menumbangkan lawan-lawannya hingga menyabet juara 2.

“Menjadi juara 2 itu luar biasa wah. Karena ini penampilan perdana. Akan jadi pengalaman ke depan,” kata dia.

Uniknya, Febri ini rupanya seorang seniman bidang seni tari. Jebolan Sendratari FKIP ULM Banjarmasin.

Dia mengaku memang terlihat aneh di mata orang, jika seorang guru seni dan juga seorang penari masuk dunia olahraga ekstrim seperti Muaythai.

Tetapi, nyatanya sejak kecil Febri memang sudah menyukai bahkan aktif ikut olahraga jenis bela diri.

“Dari SD memang sudah ikut bela diri. Karate, silat dan lainnya hingga sekolah menengah atas,” ujar Pebri.

Anggraini dan Febri berhasil meraih medali pada Fighting Championship Bupati HST Cup Cabor Muaythai yang digelar di Dwi Warna Barabai, Sabtu (19/8/2023).

Dari penampilan perdananya itu, Pebri mengaku berkomitmen terus melanjutkan berlatih Muaythai. Bisa ikut serta ke jenjang-jenjang berikutnya membawa nama HST.

“Target pastinya ada,” tutup Peby.

Untuk diketahui, Bupati HST Fight Cup 2023, khusus Muaythai Championship se Banua 6 plus itu telah berakhir.

Tembus sebagai juara umum yakni, tuan rumah, HST.

Dari kategori putri umur maksimal 23, Kontingen HST menyapu bersih juara pertama pada kelas tanding (45,48,54 dan 60 kilogran). Menyumbangkan 3 medali perak dan 3 perunggu.

Sedangkan pada katagori putra maksimal umur 23 (U-23), dari 9 kelas yang ditandingkan, HST menyumbangkan 5 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu.

Ketua KONI HST, HM Mahyuni menyebut digelarnya agenda itu selain menyemarakkan HUT ke 78 RI, juga untuk mengenalkan Cabor Muaythai dan Tinju pada khalayak ramai.

“Juga sekaligus sebagai ajang pencarian  atlet yang mewakili HST pada POPDA maupun Porprov ke depannya. Maupun menjaring atlet-atlet baru di HST,” terang Mahyuni.

Plt Kadisporapar HST, M Ramadlan pun mengamini kegiatan yang digelar KONI HST. Dia menilai, Fighting Championship Muaythai dan Tinju Bupati HST Cup 2023 itu adalah upaya pembinaan dan penjaringan atlet baru.

“Tidak hanya menggalakkan olahraga atletnya saja, tapi juga mengenalkan seperti apa Muaythai itu,” kata Ramadlan.

Dia menyebut, acara seperti itu akan diupayakan menjadi event tahunan.

“Untuk cabor-cabor lainnya juga. Kita bertahap dan melihat dari segi anggaran juga,” tutup Ramadlan.

Agenda selanjutnya, pada 22-24 Agustus, digelar pertandingan Tinju Amatir se Banua Enam plus. Tempatnya masih di lapangan terbuka, Dwi Warna Barabai.

Pertandingan tinju akan dimulai pukul 08.00 Wita, Selasa (22/8/2023). Yuk saksikan ramai-ramai!

Reporter: HN Lazuardi/ rie

Artikel ini telah dibaca 966 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah