terasbanua.my.id, Barabai – Memasuki usia ke 3, Asosiasi Pariwisata Alam Murakata (APAM) Barabai bertekad mendorong kemajuan wisata di Hulu Sungai Tengah (HST).
Tak hanya memajukan wisata, tetapi APAM ingin menjadikan destinasi wisata di HST sebagai barometer di Kalimantan, ‘Borneo’.
“Ya itu target kedepannya. HST bisa menjadi barometer pariwisata di Bumi Kalimantan, bisa melangkah ke nasional, hingga manca-negara,” kata Ketua APAM Barabai, Yuandani Harizki, Kamis, (6/7/2023).
Demi mewujudkan itu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya nyata. Di antaranya, menyediakan APAM Barabai ini sebagai wadah kolaborasi para pelaku jasa usaha di HST yang terbuka untuk semua pihak.
Yuandani Harizki menyebutkan, upaya peningkatan pariwisata lainnya juga bisa bangkit dari banjir bandang 2021 silam.
“Kita berupaya menyatukan pelaku pariwisata, sehingga ada persaingan positif. Masing-masing pengelola bisa memotivasi agar lebih maju dan berinovasi,” papar Yuandani.
Pemilik Wisata Manggasang, M Rifani menambahkan, melalui APAM terus berupaya melestarikan alam dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pariwisata.
“Komitmen kita tetap Save Meratus,” kata pria yang kerap disapa Datu Manggasang itu.
Rifani menyebutkan, Wisata Manggasang ini sebagai salah satu pelopor wisata di HST yang di luar kepemilikan pemerintah. Untuk itu, ia terus memberikan semangat kepada para perintis wisata baru terus berkembang.
Di samping itu, pihaknya juga terus menjalin kolaborasi dengan Pemkab HST khususnya Disporapar.
“Selain itu juga para pelaku jasa usaha, stakeholder terkait, serta masyarakat untuk sama-sama memajukan sektor wisata di HST,” tutup Datu.
Untuk diketahui, perkumpulan jasa usaha wisata itu didirikan pada 5 Juli 2020. Tepat tahun ke 3, 5 Juli 2023, APAM Barabai menggelar perayaan di Wisata Manggasang Kecamatan Hantakan, Rabu malam.
Turut hadir pada perayaan HUT ke 3 APAM Barabai, Plt Kadisporapar HST, M Ramadlan.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






