terasbanua.my.id, Barabai – Peringkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Popda) 2024 berada di posisi ke 9 se Kalimantan Selatan (Kalsel).
Perolehan prestasi yang berhasil didapat yakni, 19 medali dari 8 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Rinciannya, 1 emas 6 perak dan 12 perunggu.
Target untuk berada pada posisi pertengahan dari 13 kabupaten/kota se Kalsel luput dari harapan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Padahal sebelumnya, tinju dan silat jadi cabor andalan HST.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar HST, Agus Safitri menyebut hal itu diluar dugaan. Unggulannya gugur.
Hanya tinju yang berhasil menyumbang 1 emas unutk kontingen HST dengan total perolehan 9 medali.
Sementara silat, 5 medali, 2 perak dan 3 perunggu.” Tapi tidak masalah. Akan kami perbaiki ke depannya,” kata Agus, Selsa (21/5/2024).
Meski begitu, Agus Safitri menilai terjadi peningkatan pada Popda di tahun genap itu.
“Masing-masing cabor ada prestasinya,” kata Agus.
Kata Agus, hal itu hisa dilihat pada cabor-cabor yang berhasil masuk babak penyisihan. Padahal pada Popda tahun sebelumnya sudah berguguran di penyisihan.
Misalnya saja, basket, sepak bola dan bulu tangkis.
“Cabor itu pada tahun ini berhasil masuk semifinal bahkan sampai final. Basket dan sepak bola dapat perunggu, bulu tangkis dapat perak,” papar Agus.
Ke depannya, bidang olahraga akan meningkatkan kualitas atlet. Salah satunya dengan menambah jam pemusatan latihan atau TC.
Atlet Popda HST, kata Agus hanya melakukan TC selama 34 hari sebelum agenda berlangsung. Di sinilah kekurangannya.
Sehingga pada tahun depan, Agus merencanakan TC ditingkatkan selama 3 bulan. Lebih awal sebelum perhelatan olahraga dilangsungkan.
“Kami sudah membandingkan dengan kabupaten lain. Kunci dan pengaruhnya di situ (TC-red) untuk kesuksesan prestasi atlet,” tutup Agus.
Reporter: HN Lazuardi






