terasbanua.my.id, Barabai – Setahun lebih menunggu, Risma akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya sejak mobilnya raib pada Februari 2022 lalu , akhirnya berhasil ditemukan jajaran Kepolisian Resort Hulu Sungai Tengah (Polres HST).
Mobilnya dibawa lari oleh pelaku berinisial MK (31).
Keberhasilan polisi menungkap kasus tersebut berkat Operasi Jaran Intan yang digelar selama 12 hari. Terhitung sejak 24 Februari hingga 7 Maret tadi.
Kapolres AKBP Sigit Haryadi melalui Kabag Ops Polres HST, Kompol Maturidi menyebutkan modus operandi yang dilakukan pelaku terhadap mobil milik Risma yakni “penggelapan”.
Pelaku meminjam mobil kemudian menggadaikannya.
“Pelaku orang dekat dengan korban,” kata Maturidi saat Konfrensi Pers Operasi Jaran Intan 2023 di Makopolres HST, Senin (13/3).
Pelaku adalah MK, warga Desa Guha Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS) HST. Dia nekat menggelapkan mobil milik Risma.
“Sebenarnya pelaku orang kepercayaan kami. Supir pribadi kami,” kata korban, Risma.
MK, kata Risma saat itu berdalih ingin meminjam mobil. Tujuannya untuk membawa penumpang.
“Kami pinjamkan. Tapi 3 hari setelah itu tidak pulang,” cerita bidan di Desa Banua Budi itu.
Ternyata, mobil yang diapakainya untuk usaha jual-beli kelinci itu digadaikan MK di daerah Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Itu (hasil gadai/uangnya-red) untuk judi,” kata Risma.
Saat ini pelaku MK ditahan di Makopolres HST. Dia dijerat Pasal 372 jo 378 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun.
Selama Jaran Intan 2023, Polres HST berhasil mengungkap kasus dengan jumlah pelaku 9 orang. Lima di antaranya merupakan target operasi, salah satunya MK.
Dari 6 laporan polisi, Maturidi merincikan ada 3 perkara penggelapan dan 3 lainnya Curanmor.
“Total barang bukti ada 8 unit. Satu mobil merk Daihatsu,” kata Kompol Maturidi.
Rerata, modus pelaku melakukan kunci palsu untuk mrncuri kendaraan para korbannya.
“Bagi yang merasa kehilangan kendaraan segera melapor ke Polres HST dengan membawa kelengkapan suratnya. Kemungkinan motor yang hilang, di antaranya ada yang kami temukan ini,” tutup Maturidi.
Reporter: HN Lazuardi






