terasbanua.my.id, Barabai – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Aulia Oktafiandi turun tangan menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Maringgit Kecamatan Batang Alai Utara (BAU).
Terdata, 2 kepala keluarga di RT Maringgit kehilangan tempat tinggalnya pasca-kebakaran, Kamis (24/8/2023) dini hari.
Rumah A Kusasi (56) ludes terbakar dan rumah Jaleha (63) terbakar 80 persen.
Kepada kedua kepala keluarga itu, Bupati Aulia menyerahkan uang tunai, logistik non pangan sampai sembako. Termasuk juga dokumen kependudukan kedua kepala keluarga itu.
“Bantuan ini sebagai rasa kepedulian Pemkab HST kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran. Semoga bantuan ini, bisa meringankan beban korban yang terkena musibah kebakaran,” kata Aulia usai menyerahkan bantuan, Kamis siang.
Pesan Aulia, masyarakat HST harus waspada dan berhati-hati agar musibah kebakaran tidak terjadi.
Musibah kebakaran itu ditangani kepolisian. Dari hasil penyelidikan, polisi menduga terjadi korsleting listrik.
“Di duga dari konsleting listrik di bagian kamar rumah milik korban, Kusasi,” kata Kapolres AKBP Jimmy Kurniawan melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aipda M Husaini, Jumat (25/8/2023).
Dugaan itu berdasarkan dari pemeriksaan saksi-saksi. Disebut pada Kamis sekitar pukul 00.30 saat itu api berkobar di bagian tengah rumah Kusasi.
“Rumah itu dalam keadaan kosong (ditinggal keluar oleh pemilik-red),” kata Husaini.

Lantas, si saksi berteriak meminta tolong ke warga. Namun api begitu cepat membesar hingga menghanguskan 100 persen rumah Kusasi yang berbahan dasar kayu.
Bahkan api menjalar ke rumah sebelah kanannya, yakni rumah Jaleha. Beruntung barisan pemadam kebakaran yang tergabung dalam Balakar 654 Murakata dapat menguasai api. Sehingga rumah Jaleha hanya terbakar 80 persen.
Husaini menyebut tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Namun satu orang relawan kebakaran terkena sengatan listrik.
Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.
“Kerugian materil kurang lebih Rp200 juta,” tutup Husaini.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






