Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 19 Jun 2023 16:08 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Sempat Dilibas Banjir, Wisata Pulau di Tengah Desa Anduhum HST Tetap Ramai


 Sempat Dilibas Banjir, Wisata Pulau di Tengah Desa Anduhum HST Tetap Ramai Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – Wisata air dadakan yang viral di Desa Anduhum Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) Hulu Sungai Tengah (HST) ramai dikunjungi wisatawan, Minggu, (18/6/2023).

Sebelumnya, wisata itu sempat dilibas banjir. Akibat luapan Sungai Batang Alai pasca hujan dengan intensitas sedang-deras mengguyur HST pada Kamis, (15/6/2023) lalu.

Sejumlah warung singgah di tempat wisata pun sempat terseret deras arus sungai. Meski demikian, wisata itu masih ramai dikunjungi di akhir pekan sejak pagi hingga sore.
Pemandangan alam dan jernihnya air sungai jadi daya tarik wisata itu. Tak heran wisatawan suka berendam sambil berswafoto.

“Cocok jadi tempat liburan keluarga,” kata wisatawan asal Kota Barabai, Amin.

Akses jalan menuju wisata itu mudah dilalui. Baik roda 2 maupun roda 4.

Sekitar 15 menit atau 10 kilometer dari pusat Kota HST menuju Birayang. Di pertigaan Birayang ambil jalan kiri melewati Pasar Senin Birayang.

Menyebrang jembatan, di simpang tiga tugu Pahlawan ALRI Birayang Surapati ambil jalan ke kanan menuju Desa Rangas. Hingga mendapati pertigaan desa itu, kemudian  belok ke kanan.

Lurus menuju Desa Anduhum. Di pinggir jalan sebelah kanan akan didapati sejumlah pemuda berjaga. Tanda masuk wisata.

Sampai ditujuan, petugas parkir akan mengarahkan. Area parkir cukup luas.

“Kami satu mobil, sekeluarga cukup membayar Rp10ribu,” ujar Amin.

Sesampai di wisata, mata akan tertuju kepada deretan pegunungan yang berjejer. Menghiasi wisata yang di bawahnya ada aliran sungai, sungai yang mehelat Desa Anduhum dan Desa Wawai di BAS.

Di tengah wisata sungai, ada hamparan pasir yang disebut warga sebagai pulau. Hamparan pasir dan bebatuan itu memecah aliran sungai menjadi dua cabang.

“Ada yang dangkal ada yang tidak. Ada juga sedikit arung jeramnya,” ujar Amin.

Wisata yang dikelola secara swadaya masyarakat setempat juga menyediakan pelampung dari ban dalam bekas. Termasuk payung serta tenda di tengah pulau.

“Harga sewanya terjangkau untuk satu keluarga,” tutup Amin.

Sebagai pengingat, tempat ini cukup terbuka. Karena itu, perlu pelindung seperti payung, tenda atau terpal maupun tabir surya untuk melindungi kulit dari sengatan matahari.

Reporter: HN Lazuardi/rie

Artikel ini telah dibaca 140 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah