Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 29 Okt 2022 10:46 WITA ·

badge-check

Reporter

Seluruh Siswa SMP dan SMA di Banjarmasin Minum Obat Penambah Darah Sekali Seminggu Selama 6 Bulan


 Seluruh Siswa SMP dan SMA di Banjarmasin Minum Obat Penambah Darah Sekali Seminggu Selama 6 Bulan Perbesar

terasbanua.com, Banjarmasin – Obat penambah darah akan diberikan secara gratis kepada seluruh siswa. Baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Banjarmasin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengungkapkan pemberian obat penambah darah kepada siswa sendiri sebagai salah satu Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang merupakan program Pemerintah Pusat.

“Untuk menambah darah mereka, karena tiga dari sepuluh masyarakat kita itu anemia atau kurang darah,” ucap Ramadhan seusai acara Gerakan Nasional Aksi Bergizi Tahun 2022 di Man 2 Banjarmasin, Rabu (26/10/2022).

Pemberian obat penambah darah itu sendiri serentak dilakukan di seluruh siswa sekolah di Kota Banjarmasin yang mana obat diminum sekali seminggu selama enam bulan.

“Jadi mulai remaja kita kuatkan dan pada saat berkeluarga nanti ini juga termasuk dalam menanggulangi stunting,” tutur Ramadhan.

Sementara itu, Sub Koordinator Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinkes Kota Banjarmasin, Ariyanti menjelaskan alasan kenapa pemberian obat penambah darah lebih ditekankan kepada remaja perempuan karena untuk mempersiapkan reproduksi pada saat dewasa.

“Perempuan pada masa dewasa akan menghadapi kehamilan, persalinan dan nifasnya,” ujarnya.

“Selain itu, kita tahu setiap bulan anak perempuan alami haid. Jadi sebagian kecil itu untuk ke situ arahnya. Tapi yang jelas kita ingin saat dewasa ia tidak mengalami anemia,” sambungnya.

Diakuinya selama pandemi Covid-19, persentase remaja perempuan yang meminum obat penambah darah rendah.

Maka dari itu, mulai saat ini melalui Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang akan terus dilakukan. Persentase capaian obat penambah darah rendah yang diminum remaja bisa lebih meningkat lagi.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin