terasbanua.my.id, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menghimbau kepada seluruh panitia kurban untuk tidak membuang sembarangan limbah dari hewan kurban sembarang. Apalagi sampai ke sungai.
Alangkah baiknya jeroan, darah dan kotoran dari hewan kurban itu dikubur atau ditanam dalam tanah untuk tidak mencemari lingkungan.
“Lebih baik lagi proses penyembelihan di RPH (Rumah Potong Hewan) karena kita sediakan. Jadi tinggal ambil daging saja lagi” ucap Ibnu, Jumat (14/6/2024).
Jika ditemukan masih ada panitia kurban yang membuang limbah hewan kurban ke sungai akan ditegur langsung.
“Paling tidak tindakan preventif sudah kita lakukan untuk ditaati himbauan dari Pemko Banjarmasin,” ujarnya.
Menurutnya himbauan larangan ini cukup efektif. Mengingat sejak tahun lalu sudah tidak ditemukan limbah hewan kurban hanyut di sungai.
“Alhamdulillah tahun tadi sudah tidak ada. Cuman tahun dulu hanyut di sungai depan sini,” imbuhnya.
Selain itu, dihimbau juga agar menggunakan bakul purun untuk membungkus daging kurban sebagai pengganti kantong plastik yang biasa digunakan.
Sebelumnya, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah membagikan ribuan bakul purun bagi panitia kurban.
“Supaya penyaluran menggunakan bakul purun bukan lagi kantong plastik,” katanya.
Tentunya ini salah upaya Pemko Banjarmasin dalam mengurangi sampah plastik. Sekaligus membiasakan masyarakat untuk beralih menggunakan bakul purun.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






