Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 23 Mei 2023 21:51 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Samosir Sebut Tudingan Dua LSM Terhadap Usahanya Tak Sesuai Fakta


 Samosir Sebut Tudingan Dua LSM Terhadap Usahanya Tak Sesuai Fakta Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Menanggapi adanya unjuk rasa yang menyinggung usaha cafe miliknya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Saut Natan Samosir langsung angkat bicara.

Menurut Saut, unjuk rasa yang disampaikan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Peduli Bangsa dan Negara (Forpeban) dan Pemudah Islam (PI) Kalimantan Selatan (Kalsel) di depan Balai Kota Banjarmasin dan Gedung DPRD Kota Banjarmasin pada Senin (22/5/2023) itu, tidak sesuai pada faktanya.

Samosir menegaskan, jika kafe miliknya itu telah mengantongi izin lengkap termasuk izin untuk penjualan minuman beralkohol (minol). Mengingat usahanya masuk dalam kategori Tempat Hiburan Malam (THM) karena adanya tempat hiburan karoke.

“Bedakan mana kafe untuk hiburan malam dan kedai biasa karena memang usaha saya ada dua dan di kelola dua manajemen juga,” ucap Samosir dalam jumpa press kepada awak media baru-baru tadi.

Samosir juga menandaskan operasional usaha kafe nya itu telah mengikuti Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin yang berlaku. Misalnya tidak buka pada hari-hari besar keagamaan dan setiap malam Jumat.

“Kalau disinggung jam tayang kafe menurut saya selama ini mengikuti aturan saja. Jika harus tutup ya tutup, tidak buka sembunyi-sembunyi seperti yang lain,” beber Samosir.

Pengusaha ekspedisi ini juga menilai jika tudingan ormas tersebut terlalu berlebuhan.

“Faktanya pada saat mulai Covid-19 kafe saya termasuk sepi pengunjung bahkan room nya sampai kosong. Jadi berlebihan kalau mengklaim karoke nya ramai dan aneh-aneh,. Dan syukurnya bisa bangkit pasca pandemic,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin itu mengaku tidak mempermasalahkan aspirasi yang disampaikan sekelompok ormas dalam unjuk rasa untuk menyoroti suatu hal.

Namun selama berunjuk rasa tidak hanya memojokkan satu pihak saja akan tetapi harus menyoroti secara umum.

“Jangan tertuju secara pribadi karena itu terlalu sempit dan maksudnya itu lebih ke menyerang,” pungkasnya.

Hamdiah/rie

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin