terasbanua.my.id, Banjarmasin – Maraknya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) saat ini, membuat personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin bekerja ekstra dan hati-hati dalam memadamkan api.
Hal itu pun nampaknya membuat dua personel di BPBD tumbang karena terpapar langsung kabut asap saat menanggulanginya.
“Jadi ada dua personel kita yang harus istirahat dan salah satunya Komandan Regu (Danru),” ucap Husni belum lama tadi.
Diungkapkannya satu diantara kedua tadi terindikasi terserang infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) karena mengalami batuk-batuk yang menjadi salah satu ciri penyakit pernafasan tersebut.
Sedangkan yang satunya memang memiliki riwayat penyakit asma dan sempat dirawat ke rumah sakit beberapa hari.
“Alhamdulillah keduanya sudah sembuh dan bisa beraktivitas lagi,” katanya.
Menurutnya selama menanggulangi kabut asap para personel sering terpapar langsung dan sangat berpotensi mengalami ISPA.
Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin agar bisa melakukan pemeriksaan kepada personelnya.
“Selain pemeriksaan, Alhamdulillah mereka juga mendapat vitamin untuk menjaga kesehatan selama bertugas,” tuturnya.
Rencananya, ia akan kembali mengusulkan pemeriksaan kesehatan untuk para relawan pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin.
Mengingat para relawan itu termasuk rentan terdampak akan kabut asap karena sama halnya dengan personel BPBD yang terjun ke lokasi untuk memadamkan api.
Apalagi memang saat ini dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKP Kota Banjarmasin untuk sementara selama kekosongan.
“Semoga bisa dilakukan pemeriksaan karena mereka rentan juga,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






