terasbanua.my.id, Barabai – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hulu Sungai Tengah (HST) berencana merenovasi dan atau membangun tugu tapal batas.
Tugu tapal batas yang dimaksud yakni, antara HST-HSS, HST- HSU dan HST-Balangan.
Kepala Dinas PUPR HST, Syahidin menyebut tugu merupakan infrastruktur penting untuk mempresentasikan identitas dan penanda batas suatu wilayah.
Keberadaan tugu tapal batas menjadi kejelasan cakupan wilayah administrasi pemerintahan, kependudukan, pertanahan, perizinan pengelolaan sumber daya alam dan tata ruang wilayah.
Jauh sebelum perencanaan itu, Dinas PUPR HST perlu desain tugu. Pihak PUPR pun membuka sayembara desain tugu tapal batas tersebut.
Pendaftaran sayembara dibuka mulai 28 Oktober – 29 November 2024. Hadiahnya mencapai Rp67,5 juta.
Sayembara ini terbuka untuk umum dan gratis biaya pendaftaran. Informasi lebih lanjut hubungi 08115030350 atau ke Dinas PUPR langsung.
“Tujuan dari sayembara ini untuk mendapatkan ide dan konsep yang akan digunakan dalam pembangunan tugu,” kata Syahidin, Senin (28/10/2024).
Keberadaan tugu tapal batas itu, aku Syahdin memang diperlukan. Sebagai contoh tahun 2022 lalu, tugu perbatasan HST-HSS sempat dipugar.
Namun hasilnya tak lagi memuat logo daerah HST dan slogan Bumi Murakata. Pada tugu tersebut hanya tertulis slogan milik Kabupaten HSS yaitu Bumi Rakat Mufakat.
“Dengan adanya batas daerah yang jelas akan mendukung investasi daerah,” tutup Syahdin.
Reporter: HN Lazuardi







