terasbanua.my.id, Barabai – Terhitung hari ini, Razia Zebra resmi digelar di Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (14/8/2023).
Ada 7 sasaran dalam operasi Zebra Intan 2023. Semua itu dirincikan Kapolres HST, AKBP Jimmy Kurniawan usai memimpin Apel Gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Intan 2023, Senin pagi.
Sasaran penindakan itu yakni, menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, melebihi muatan atau pun berboncengan over kapasitas, penggunaan helm SNI dan safety belt atau sabuk pengaman, berkendara di bawah pengaruh obat-obatan maupun miras, melawan arus dan melebihi batas kecepatan.
“Kami berharap masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Operasi Zebra Intan 2023 berlangsung selama 14 hari. Kami akan memberikan sanksi tegas kepada pelanggar lalu lintas yang tidak patuh,” kata Jimmy.
Soal teknis di lapangan, tambah Kasat Lantas AKP Moh Qamarul melalui Kasubsi Humas PIDM Polres HST, Aipda M Husaini menyebut perugas tidak ada stasioner.
Maksudnya, polisi atau petugas yang diamanahi dalam Razia Zebra itu tidak menghentikan dan memeriksa pengendra. Tapi, jika petugas di lapangan menemukan pelanggaran kasat mata maka akan dilakukan penindakan.
“Jadi petugas hanya ploting di persimpangan-persimpangan jalan di HST,” ucap Husaini.
Sebelumnya, Apel Gelar Pasukan Gabungan Operasi Zebra Intan 2023 dipimpin langsung Kapolres HSTM, AKBP Jimmy Kurniawa di halaman markasnya, Senin pagi.

Kapolres AKBP Jimmy memeriksa kesiapan petugas Zebra Intan 2023 di halaman Makopolres HST, Senin (14/8/2023).
Jimmy menyebut pasukan yang terlibat dalam operasi itu terdiri dari personel kepolisian dari berbagai satuan. Khususnya Satuan Lalu Lintas yang didukung oleh instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja.
Fokus Operasi Zebra Intan 2023 yang digelar mulai 4 – 17 September itu, kata Jimmy yakni peningkatan pengawasan dan penegakan hukum di jalan raya. Tujuannya meminimalkan pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
“Selain itu, akan ada kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” terang Jimmy.
Operasi Zebra Intan 2023, kata dia adalah operasi kepolisian yang rutin digelar setiap tahun. Ditujukan guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.
Operasi ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah HST.
“Operasi Zebra Intan 2023 adalah komitmen dari kepolisian menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” terang Jimmy.
Kepolisian HST mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya itu. Demi mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua pengguna jalan.
Reporter: HN Lazuardi






