terasbanua.my.id, Barabai – Ratusan pelajar dari berbagai satuan pendidikan mengikuti Festival Literasi Numerasi (Litnum) dan Karekteristik yang digelar Dinsa Pendidikan Hulu Sungai Tengah (Disdik HST).
Festival itu digelar dua hari. Mulai 6 – 7 Agustus. Ada 7 jenis lomba dan dilaksanakan, seperti menulis cerita pendek, menulis puisi, bercerita dan berpidato dengan berbahasa Banjar.
Kemudian ada lagi Bapandung atau komedi tunggal berbahasa Banjar dan hifzul Quran serta cerdas cermat Pendidikan Agama Islam (PAI).
“Total peserta yang ikut ada 457 orang. Mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan SLB se HST,” kata Kepala Disdik HST, HM Anhar, Rabu (7/8/2024).

Festival itu, kata Anhar pertama kali dilaksanakan di HST. Salah satu implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar yang telah diluncurkan 3 tahun lalu.
“Jadi, kalau di pusat, festival ini namanya Festival Merdeka yang substansinya lebih ke kemampuan numerasi, literasi dan karakteristik,” kata Anhar.
Anhar berharap lomba itu tak jadi beban bagi siswa. Tetapi lebih meningkatkan mentalitas juang anak-anak tanpa adanya tuntutan-tuntutan atau target yang lebih diberikan kepada anak-anak.
“Target untuk juara boleh. Berjuanglah sesuai kemampuan yang dimiliki tanpa ada tekanan dari pihak manapun,” tutup Anhar.
Reporter: HN Lazuardi







