Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 14 Agu 2023 15:47 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Ramai-Ramai Bangun Jembatan Darurat Penghubung Rangas-Wawai HST


 Ramai-Ramai Bangun Jembatan Darurat Penghubung Rangas-Wawai HST Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – Warga Desa Anduhum-Rangas RT 2 Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) beramai-ramai membangun jembatan darurat.

Pasalnya, jembatan penghubung antar desa, Rangas – Wawai itu rusak parah. Bekas diterjang banjir akhir 2021 lalu.

Sebelumnya, jembatan penghubung itu bisa dilewati kendaraan roda 2 hingga 4.

Pasca-rusak berat, puing-puing jembatan diangkut oleh pihak Pemkab HST.  Notabene Dinas PUPR HST.

Ipul, warga sekitar menuturkan tak tau soal itu. Hanya saja dia mengatakan sisa-sisa seperti kayu ulin maupun tali sling itu pernah dibawa pihak dinas.

Kata Ipul, jembatan itu merupakan akses vital kedua masyarakat desa. Mengingat kedua masyarakat punya lahan perkebunan pada masing-masing kampung.

Jembatan penghubung itu bisa mengefesienkan waktu.

“Kalau memutar (Jalan Birayang/pusat kota kecamatan-red) kan lebih lama waktunya. Apalagi sebentar lagi mulai Maulid, otomatis jalan penghubung ini sangat membantu,” kata Ipul, Senin (14/8/2023).

Bermodal tenaga, warga membangun pondasi awal, berbahan batang pohon pinang. Sementara tiangnya berbahan kayu pohon langsat atau duku.

“Kami secara swadaya membangun. Sehingga nantinya bisa dilewati kendaraan roda dua,” terang Ipul.

Dikonfirmasi ke PUPR HST melalui Kabid Bina Marga, A Syafaat yang sedang Umrah menyebut pembangunan jembatan itu masuk anggaran 2024 di Musrenbang.

“Kalau tidak salah. Kalau tahun ini belum masuk di APBD,” kata Syafaat dikonfirmasi via WhatsApp.

Soal sisa-sisa jembatan, Kabid Bina Marga, Syafaat tidak tau persis. Yang pastinya diamankan pihak Bina Marga.

“Nanti ditanyakan dulu,” ujar Syafaat.

Syafaat menegaskan, di 2023 ini, PUPR HST fokus penanganan pasca-banjir di wilayah Hantakan.

“Jembatan Alat, Tilahan  dan Kundan Ambih,” tutup Syafaat.

Reporter: HN Lazuardi/ rie

Artikel ini telah dibaca 443 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah