terasbanua.my.id, Banjarmasin – Guna memperhatikan keselamatan para siswa, proses belajar mengajar di SDN Mawar 7 Banjarmasin diberlakukan shift mulai besok.
Kepala SDN Mawar 7 Banjarmasin, Latif Gabaruddin menjelaskan pemberlakuan shif tentunya berdasarkan pertimbangan. Mengingat kondisi sekolah saat ini ada bagian lantai teras yang amblas.
Terlebih pagi tadi, Senin (19/8/2024), kondisi itu sudah dicek langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor bersama dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin untuk ditindaklanjuti.
“Sudah dikondisikan karena sebelumnya para orang tua khawatir akan terjadi hal-hal tidak diinginkan karena terjadinya amblas itu,” ungkap Latif kepada terasbanua.my.id saat diwawancarai.
Dimana hasil pengecekan Dinas PUPR tadi lanjut Latif, hanya 6 ruang kelas saja yang bisa digunakan. Sedangkan 6 ruang kelas lainnya tidak bisa digunakan.
“Jadi ada dua shift karena hanya 6 kelas yang bisa digunakan yakni shift pagi dan siang,” ujarnya.
Sebelumnya, orang tua siswa sempat menyarankan untuk proses belajar mengajar di lapangan dengan mendirikan tenda apabila shif tidak diberlakukan karena memang orang tua sangat khawatir jika proses belajar mengajar dalam ruang kelas terutama yang berada di lantai dua.
Maka tak heran lanjutnya, hari ini tadi proses belajar mengajar dilakukan di lapangan terhadap para siswa yang ruang kelasnya berada di lantai dua.
“Belajar di lapangan ini tadi memang kebetulan kelas di atas yaitu kelas 6A, 6B, 4A, 4B, 2A, 2B, dan kelas 3A yang ruangnya di bawah. Tapi hanya hari ini saja besok sudah berlaku shift,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan amblasnya teras di depan ruang kelas 1B terjadi tepat pada peringatan Hari Pramuka 14 Agustus sekitar pukul 8 WITA.
Menurutnya, amblasnya bagian teras di depan ruang kelas 1B itu kemungkinan disebabkan bangunan teras yang sudah tidak mampu menahan beban karena memang sudah tua.

Mengingat terakhir pembangunan ruang kelas dilakukan pada tahun 2012 yang mana bagian teras depan hanya dibangun tambal saja dari bangunan sebelumnya.
“Jadi pemborong membangun kelas saja dan bagian teras hanya ditambal saja dengan semen yang cukup berat hingga bebannya lebih berat. Makanya itu ada yang miring,” akhirnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Banjarmasin, Ibnul Qayyim menuturkan untuk saat ini penanganan cepat bersifat sementara akan dilakukan pihaknya dengan membangun lantai teras yang amblas.
Pasalnya, perbaikan menyeluruh pada bangunan SDN Mawar 7 Banjarmasin rencananya akan anggarakan di tahun 2025 mendatang.
“Jadi segeranya diperbaiki, bahannya sudah ada dan ini kami minta PUPR untuk menghitungkan kerusakan bangunan berapa persentasenya,” terangnya.
Seiring dengan itu lanjutnya, pihaknya sudah menyakinkan kepada para orang tua siswa bahwa bangunan sekolah akan diperbaiki untuk keamanan bagi siswa.
Mengingat sebelumnya, sudah ada dua korban dari amblasnya teras sekolah itu yakni penjaga sekolah dan siswa.
“Ambruk ke bawah dan waktu itu masuk kelas berbarengan. Untungnya saat kejadian siswa itu tidak kenapa-napa hanya trauma,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







