Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 1 Okt 2023 17:30 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Pendaki Halau-Halau HST Drop di Jalur Cawang


 Pendaki Halau-Halau HST Drop di Jalur Cawang Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – Satu pendaki Gunung Halau-Halau Hulu Sungai Tengah (HST) dikabarkan drop di jalur Cawang Kecamatan Batang Alai Timur, Sabtu (30/9/2023) malam.

Tepatnya di antara Pos 3 dan Pos 4 jalur Pendakian Halau-Halau atau Gunung Besar.

Informasi dihimpun, pendaki itu berasal dari Banjarmasin. Namanya Ayu.

Ayu dikabarkan drop oleh rekan pendakinya, Misna yang sempat menghubungi relawan sekitar pukul 23.41. Dia meminta bantuan untuk mengevakuasi Ayu.
Dari foto yang beredar, pendaki atas nama Ayu terbaring pada sebuah tandu dengan didampingi dua teman pendakinya yang juga nampak kelelahan.

“Saat menuju ke Halau-Halau, di Jalur Pendakian Cawang ada yang drop. Belum sampai ke puncak,” kata satu teman Ayu, si Alya yang saat itu sempat dihubungi, Minggu (1/10/2023).

Ayu, kata Alya tidak sanggup lagi untuk balik. Sehingga dievakuasi oleh teman-temannya menggunakan tandu darurat.

Tiga orang rekan pendaki Ayu memutuskan tinggal mendampinginya. Sementara 3 lainnya turun duluan untuk menghubungi temannya yang di bawah guna meninta bantuan evakuasi.

“Sampai di Tiranggang (Pos 1), mereka tidak sanggup lagi untuk meneruskan perjalanan ke Basecamp Kiyu, karena logistik sudah habis dan senter penerangan minim,” terang Alya.

Saat di Tiranggang itulah, kata Alya, teman korban menelpon dirinya dan minta evakuasi temannya di Cawang. Disebut mereka tidak sanggup lagi melanjutkan perjalanan dan sudah ditandu dengan kondisi drop dan muntah-muntah.

Minimnya penerangan dan habisnya logistik membuat pendaki itu kehabisan tenaga. Sehingga, rekan pendaki yang mendampingi Ayu di Cawang pun ikut drop.

“Juga tidak ada tenda. Tendanya terbawa temannya yang lebih dulu turun ke Tiranggang,” ujar Alya.

Puluhan relawan rescue gabungan pun sudah merespons turun ke lapangan. Mulai dari Vertical Rescue Indonesia, Rescue Relawan Murakata, Trail Runners Meratus, Pokdarwis setempat, BPBD HST serta di Back Up Puskesmas Tandilang, dan sejumlah relawan lainnya.

Lebih dari itu, mereka juga sudah memetakan rencana penyelamatan serta membagi beberapa tim guna efektivitas penyelamatan di lapangan.

“Beberapa tim rescue gabungan masih dalam proses penjemputan korban di jalur pendakian tersebut,” jelas Korwil VRI Barabai, Ulis di sela proses penjemputan korban.

Dari catatan buku tamu pendakian, total pendaki ada 6 orang yang berasal dari Batu Mandi dan Banjarmasin. Mereka yakni Yanur, Haris, Lida, Bunda Mimi, Ayu, dan Misna.

Reporter: HN Lazuardi

Artikel ini telah dibaca 140 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah