terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan fasilitas angkutan gratis berupa minibus untuk para pemudik lebaran Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, Fitri Hernandi mengatakan tujuan adanya angkutan mudik gratis ini untuk mengobati kerinduan masyarakat untuk pulang kampung berkumpul bersama keluarga besarnya.
“Karena semenjak pandemi kemarin, perjalanan mudik sempat dilarang. Makanya tahun ini jadi momentum pas untuk mereka,” ucap Fitri, Rabu (12/4/2023).
Adapun angkutan mudik gratis itu akan beroperasional selama dua hari saja yakni pada tanggal 19 dan 20 April 2023 mendatang.
“Untuk bisa menikmati fasilitas angkutan gratis itu masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu melalui laman https://bit.ly/MudikGratisPamanBirin2023,” ucap Fitri, Rabu (12/4/2023).
Pendaftaran untuk mudik tersebut lanjutnya, sudah dibuka mulai hari ini. Dimana pendaftaran dibuka sampai kouta penumpang penuh.
Adapun minibus gratis yang disiapkan pihaknya, ada sekitar 44 unit yang sudah terdaftar yang mana kapasitas setiap minibus nya bermuatan 15 orang.
“Jadi silahkan dimanfaatkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan fasilitas minibus gratis hanya saat perjalanan mudik saja. Sedangkan arus balik mudik sebaliknya.
Pasalnya, Pemprov Kalsel ingin memberikan kesempatan kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk menarik para penumpang.
“Kalau berangkat dan pulang digratiskan, kasihan para sopir. Makanya untuk berangkat saja,” ungkapnya.
Ia berharap angkutan mudik gratis bisa memberikan solusi bagi warga yang ingin mudik. Namun keterbatasan dana.
“Melalui fasilitas gratis ini bisa dirasakan kemenangan dari Hari Raya Idul Fitri 1444 masehi ini,” akhirnya.
Sementara itu, Iin salah satu warga Kota Banjarmasin yang berencana akan mudik ke Batu Licin sangat menyambut baik adanya fasilitas angkutan mudik gratis yang disediakan Pemprov Kalsel.
“Sangat bagus adanya fasilitas angkutan mudik gratis. Lumayan menghemat ongkos,” katanya.
Biasanya, untuk melakukan perjalanan mudik ke Kampung Halaman mertuanya itu perlu mengeluarkan biaya cukup banyak.
Kalau menggunakan angkutan travel lanjutnya, satu orangnya bisa menghabiskan biasa Rp. 200 ribu. Belum lagi ongkos untuk jajan di perjalanan.
“Sedangkan taksi ongkosnya lebih murah, sekitar Rp. 70 ribu sampai Rp. 50 ribu. Tapi yang bikin males menunggunya. Cukup lama, baru berangkat,” tuturnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







