terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pembenahan dan pemeliharaan oprit Jembatan di Pulau Bromo kerap terjadi kecelakaan, sampai saat ini belum ada kepastian. Kendati demikian, pemeliharaan infrastruktur di kawasan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu, diusulkan di APBD Perubahan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah mengungkapkan rencana penanganan itu akan diusulkan dalam APBD perubahan 2024.
Dimana sebelumnya, Detail Engineering Design (DED) untuk jembatan gantung tersebut sudah disiapkan.
“Namun kami masih menunggu estimasti biaya kontruksinya. Semoga anggaranya mencukupi,” ucap Suri, Rabu (13/7/2024).
Untuk rencana penanganan sementara lanjut Suri, sudah pihaknya koordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin.
Dan, pihaknya bersama Dishub Kota Banjarmasin telah meninjau langsung yang mana rencananya akan dipasangi speed bump di oprit jembatan.
Dari hasil peninjauan untuk rencana penanganan sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kota Banjarmasin, Febpry Graha Utama menuturkan setelah analisis teknis. Pemasangan speed bump di oprit jembatan sangat tidak disarankan.
“Kami lebih mengandalkan rambu peringatan dan imbauan kepada pengguna jalan,” katanya.
Selain itu, menurut Febpry penting bagi pengguna jalan yang ingin melintas agar memeriksa kondisi kendaraannya terlebih dahulu.
“Pentingnya untuk memeriksa kondisi kendaraan seperti rem, ban, spion dan lampunya,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






