terasbanua.my.id, Banjarmasin – Lama tak terdengar, rencana Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Banjarmasin, kini kembali mencuat.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina membeberkan apabila memungkinkan wacana tersebut bisa direalisasikan di tahun 2024 mendatang.
Pasalnya untuk di tahun ini, baru dilakukan review DED (Detail Engineering Design) pada JPO terlebih dahulu. Dimana sebelumnya, sudah dibuat sejak tahun 2017 lalu.
“Dari lima titik yang akan dibangun itu tidak semua. Jadi kita bangun yang prioritas dulu, seperti di Jalan Ahmad Yani dekat UIN itu banyak penggunaan jalan yang menyeberang,” ungkap Ibnu, Rabu (21/6/2023).
Ibnu menegaskan pembangunan JPO, bukan karena ikut-ikutan. Melainkan karena fungsinya yang sangat bermanfaat untuk keselamatan bagi pengguna jalan terutama pejalan kaki.
Apalagi menurutnya, kendaran yang melintas di jalan nasional selalu memiliki kecepatan tinggi dan hal itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan kaki yang ingin menyeberang.
“Jadi sangat diperlukan. Apalagi di sekitar UIN itu ada fly over yang pasti kecepatan mengemudi tinggi. Bahkan jalan di sana sudah memakan korban,” tuturnya.
Anggaran pembangunan JPO diperkirakan sekitar Rp. 3 miliar untuk satu bangunannya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Disinggung pembangunan JPO dititik lain, ia mempersilahkan pihak swasta yang ingin membangun.
Misalnya saja di kawasan Jalan Ahmad Yani di kilometer 2,5 yang tak jauh dari Duta Mall Banjarmasin yang dulunya sempat ada pihak swasta yang ingin membangun.
“Jika mau ya kami persilahkan saja. Dulu sempat usulkan pihak swasta bangun jembatan penyeberangan. Kiri kanannya bisa dimanfaatkan reklame,” katanya.
Wacana pembangunan JPO sendiri lanjutnya, merupakan dorongan dari banyak aspirasi masyarakat Kota Banjarmasin.
“Sudah seharusnya pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






