terasbanua.my.id, Barabai – Pembangunan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terpadu milik Rumah Sakit Umum Daerah Haji Damanhuri atau RSHD Barabai di Hulu Sungai Tengah (HST) masuk minggu ke 14.
Catatan progres dari Kontraktor PT Cipta Vera Mandiri (CVM) sudah mencapai 15 persen.
“Kami berharap tiap per minggu, target 1 persen bisa tercapai,” kata Direktur RSHD, Dokter Nanda Sujud Andi Yudha Utama usai meninjau pembangunan IGD, Selasa (6/8/2024).
Targetnya, akhir Agustus 2024 ini struktur kontruksi sipil gedung utamanya terselesaikan.
Dokter spesialis bedah itu optimis pembangunan gedung selesai tepat waktu. Sesuai jangka waktu yang ditetapkan, 31 Desember 2024.
“Mudah-mudahan dengan dukungan dan doa semua pihak, pembangunan berjalan lancar, sesuai dengan timelinenya. Target untuk 2025 sudah terkejar, bangunan IGD bisa digunakan,” harap Nanda.
Nanda mengapresiasi kontraktor pelaksana, PT CVM. Mereka bekerja siang-malam.
“Ini merupakan bukti keseriusan agar pengerjaannya bisa tepat waktu,” tutup Nanda.
Direktur PT CVM, Ilham menyebut tidak ada kendala yang begitu berarti. Hanya saja struktur bangunan yang belum sepenuhnya tertupi, terkadang menyulitkan pekerjaan saat hujan.
“Tetapi tetap kami maksimalkan,” aku Ilham.
Dia berharap akhir Agustus ini, semua sudah tertutupi kontruksinya. Sampai ke lantai 4.
“Setelah itu, kami bisa fokus ke pengerjaan dalam,” tutup Ilham.
Asal tau saja, Untuk diketahui, pembangunan Gedung IGD Terpadu itu ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Lengkap dengan SDM dan peralatan medisnya.
Gedung itu memilik 4 lantai. Tiap lantai memiliki luas 2.200 meter persegi.
Lantai pertama ada ruang IGD. Lantai dua terdapat instalasi laboratorium, mulai dari patologi klinik, anatomi sampai mikro biologi.
Kemudian di lantai tiga ada ruang intensive care disertai cath lab. Lalu lantai empat dipakai untuk ruang operasi.
Pembangunannya juga mendapatkan dukungan dari semua pihak, mulai eksekutif, legislatif dan aparat penegak hukum (APH).
Terkait pendanaan, pembangunan ini menggunakan dana BLUD rumah sakit sebesar Rp10-15 miliar pada 2023. Untuk tahun 2024 menggunakan APBD HST sebesar Rp50 miliar. Terakhir, ditambah bantuan dari APBN sebesar Rp50 miliar.
Reporter: HN Lazuardi






