Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 16 Sep 2023 16:40 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Pelaku Usaha Kepariwisataan dan Ekraf Diberikan Pelatihan Story Telling


 Pelaku Usaha Kepariwisataan dan Ekraf Diberikan Pelatihan Story Telling Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina membuka Pelatihan Story Telling Multi Bahasa dalam Meningkatkan Nilai Produk yang dilaksanakan oleh Disbudporapar Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Dekranasda Kota Banjarmasin, Sabtu, (16/09/2023).

Turut hadir, Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, H Siti Wasilah sekaligus menjadi Narasumber, Plt Kepala Disbudporapar, Madyan, seluruh Kepala Bidang Disbudporapar, Narasumber lainnya serta jajaran terkait.

“Selamat mengikuti kegiatan story telling, pelatihannya ini dalam rangka meningkatkan kualitas produk,” ucapnya.

H Ibnu Sina mengatakan, produk yang sudah bagus, pada kegiatan itu perlu diceritakan dengan secara tertulis Bahasa Indonesia, Bahasa Banjar dan juga bisa memakai Bahasa Inggris, agar kemudian nilai produk yang sudah di kelola pengrajin bisa dikenal lebih jauh.

“Apalagi kalau bisa bercerita bahwa sasirangan itu apa ini, itu penting untuk diceritakan karena tidak semua bisa tau ini produk apa gitu,” ujarnya.

Maka dari itu, dalam kegiatan tersebut teman-teman dilatih dalam berbagai produk seperti sasirangan, kuliner serta produk lainnya.”Dan ini adalah warisan budaya Indonesia yang turun temurun. Nah itu kan jadinya beda gitu, makanya dilatih mereka ini untuk membikin story telling sendiri,” jelasnya.

“Harapannya, otomatis karena orang kan menghargai produknya. Boleh kalau diceritakan bahwa ini secara tradisional, kemudian dilakukan dengan buatan tangan, pasti orang akan menghargai ramah lingkungan dan seperti itu pasti akan naik harganya,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disbudporapar menyampaikan, tujuan diadakannya kegiatan itu memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar tentang story telling kepada peserta pelaku usaha yang bergerak di Bidang Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif.

Madyan melanjutkan, dengan mempunyai ilmu tentang bagaimana cara menyampaikan produk mereka secara menarik, diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dan meningkatkan perekonomian pelaku usaha di Kota Banjarmasin.

“Peserta pelatihan sebanyak 50 Pelaku Usaha yang terdiri dari binaan Disbudporapar, Diskopumker serta Dekranasda Kota Banjarmasin,” tutupnya.

Diskominfotik/Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin