Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 21 Apr 2023 13:57 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Nenek di Tabu Darat Hilir HST Tewas Saat Mandi di Sungai


 Nenek di Tabu Darat Hilir HST Tewas Saat Mandi di Sungai Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – Seorang wanita paruh baya, Salabiah ditemukan tewas setelah dinyatakan tenggelam di Sungai Tabu Darat Hilir Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Hulu Sungai Tengah (HST).

“Korban ditemukan 300 meter dari titik 0 atau dari tempat korban mandi,” kata Babinsa Koramil 1002-04/LAS, Sertu Irwan Yuliadi yang ikut membantu evakuasi korban, Jumat (21/4/2023).

Awal mula, menurut keterangan keluarga, mendiang Salabiah berangkat ke sungai. Rutinitas biasa yang dilakukannya untuk melakukan pembersihan badan, Jumat sekitar pukul 06.00.

Namun, nenek itu belum juga kembali setelah satu jam. Keluarga korban menyusul ke sungai.

Di lokasi jamban, keluarga tidak mendapati Nenek Salabiah.

“Keluarga bersama warga berusaha mencari di sekitar sungai namun juga tidak ditemukan,” ujar Irwan.

Warga memperkirakan, Salabiah tenggelam di sungai. Sehingga warga berupaya mencari di sepanjang sungai.

Upaya pencarian nenek 65 tahun berhasil setelah berkutat selama 2 jam lebih di sungai, Jumat (21/4/2023).

Dua jam lebih upaya pencarian dilakukan bersama Tim BPBD HST dan para relawan lainnya akhirnya membuahkan hasil.

“Sekitar pukul 09.30, korban baru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” terang Irwan.

Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Rencananya dimakamkan setelah sala5 Jumat.

Atas kejadian tersebut Sertu Irwan Yuliadi menghimbau kepada masyarakat apabila pergi ke sungai agar tidak sendirian. Minimal 2 orang.

“Karena apabila ada sesuatu yang membahayakan di sungai salah satu orang tersebut bisa meminta pertolongan ataupun memberikan pertolongan pertama,” tutup Irwan.

HN Lazuardi

Artikel ini telah dibaca 55 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah