terasbanua.my.id, Banjarmasin – Meski ada penolakan dari para pekerja pemotongan unggas terhadap rencana pembangunan Rumah Potong Unggas (RPU) modern, namun tak menghentikan langkah Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin untuk merealisasikan pembangunan.
Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Makhmud, menegaskan tak ada yang bisa menghalangi rencana pembangunan RPU baru yang telah diusulkan sejak lama itu.
Mengingat pembangunan dilakukan di tanah milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin itu sendiri di lahan Kantor Rumah Potong Hewan (RPH) di Jalan Tembus Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
“Karena itu punya pemerintah jadi tetap dilanjutkan meski ada penolakan,” ucap Makhmud saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota, Kamis (8/6/2023).
Menurut Makhmud, pembangunan RPU baru sendiri memiliki alasan mendasari karena untuk memenuhi kebutuhan ayam potong di Kota Banjarmasin.
Pasalnya, di RPU baru itu akan dilengkapi peralatan modern yang mampu menghasilkan ayam potong seribu ekor per jamnya.
Kemudian terkait limbah yang dihasilkan juga dijamin keamanannya, karena dibuang di tempat khusus yang telah disiapkan.
Selain itu, kehadiran RPU modern itu nantinya dapat memproduksi daging ayam yang memenuhi empat syarat yakni aman, utuh, sehat, dan halal.
“Tentunya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari segi ayam yang di produksi di RPU,” katanya.

Ket foto : Lahan kosong di kawasan RPH yang rencananya akan dibangun RPU baru yang dilengkapi peralatan modern.
Di samping memang di RPU lama yang masih menggunakan tenaga manual kondisinya sudah tidak layak difungsikan lagi.
Ia berharap kualitas dari daging ayam potong yang dihasilkan dalam RPU modern nanti bisa bersaing dengan produk ayam beku kiriman yang saat ini cukup merajai pasar ritel modern.
“Makanya kita usulkan RPU ini dengan harapan daging ayam di produksi nanti bisa masuk tidak hanya pasar swalayan tapi ritel modern juga,” harapnya.
Sementara untuk pembangunan RPU, sudah masuk dalam proses lelang dan secepatnya dikerjakan agar bisa dimanfaatkan.
“Di tahun-tahun ini juga, semoga secepatnya,” tutupnya.
Hamdiah/rie
Foto. Hamdiah






