terasbanua.my.id, Barabai – Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang kuliner asal Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil menembus agenda yang digelar Kemenparekraf RI.
UMKM itu yakni, Sirup Frambozen dan Peasalt atau Kacang Jaruk produksi Ade Ema Ariyani. Brandnya yakni, Emmami.
Brand UMKM asal HST itu berhasil menyisihkan 7.041 peserta lainnya se Indonesia. Produk Emmami itu berhasil masuk finalis pertama pada ajang Apreasiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023.
AKI 2023 merupakan program prioritas Kemenparekraf/Baparekraf ini diluncurkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno. AKI ditujukan sebagai upaya mencapai target 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024 mendatang.
Owner Emmami, Ade Ema Ariyanny mengatakan terpilihnya brandnya itu telah melalui proses seleksi ketat.
“Dari 7.041 peserta dari seluruh Indonesia, hanya 7 yang terpilih mewakili Kalimantan Selatan (Kalsel),” kata Ema.
Dari 7 finalis yang terpilih mewakili Kalsel, kata Ema, Brand Emmami menjadi finalis pertama terpilih asal HST.
“Tentu suatu kebanggaan bisa mewakili Kabupaten HST,” aku dia
Ia mengatakan, hal itu tentu menjadi kebanggaan, HST bisa berhasil terpilih dari ketatnya kurasi para ahli di bidangnya masing-masing.
“Setelah ini akan diadakan pameran di Palangkaraya pada tanggal 23 sampai 25 Juni 2023,” kata Ema.

Ia juga berharap doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten HST untuk event selanjutnya khususnya di kancah internasional.
Untuk diketahui, dari total pendaftar 7.041 seluruh Indonesia, 7 finalis terpilih mewakili Kalimantan Selatan (Kalsel) dan finalis pertama dari HST dengan brand Emmami.
Brand Emmami yang menampilkan ciri khas sirup frambozen dan Peasalt atau Kacang Jaruk dari Kabupaten HST ini jadi sorotan para ahli.
Lazuardi







