terasbanua.my.id, Banjarmasin – Mulai hari ini, sekolah di Kota Banjarmasin sudah berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring di rumah oleh siswa, dampak memburuknya udara di Kota Banjarmasin akibat kabut asap.
Kendati demikian, nampaknya masih ada sekolah yang masih melaksanakan proses pembelajaran langsung.
Melihat hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin akan melakukan rapat kembali untuk menelaah surat edaran yang telah dikeluarkan.
Selain itu, mencari tahu atas dasar apa yang membuat sekolah tetap melangsungkan proses pembelajaran di kelas oleh siswa.
“Apa alasan sekolah itu belum melaksanakan PJJ, padahal udara sudah tidak sehat bagi siswa,” ucap Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Isnooredy kepada terasbanua.my.id, Rabu (4/10/2023).
Mengingat dalam surat edaran itu, tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada sekolah yang enggan mematuhi.
Namun yang jelas lanjutnya, pihaknya tetap meminta sekolah mematuhi surat edaran yang telah dikeluarkan.
Mengingat tujuan surat edaran mengenai penerapan PJJ di tengah kondisi polusi udara buruk dilakukan untuk kepentingan dan kebaikan siswa itu sendiri.
Apalagi sekolah itu yang berada di wilayah terdampak kabut asap terparah yang ada di 9 kelurahan.
“Mungkin hari ini tidak terasa dampaknya, tapi seminggu dua minggu setelahnya baru merasakan dampaknya. Maka dari itu, mohon sekolah mematuhi edaran yang ada,” tegasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






