terasbanua.my.id, Barabai – Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) di Hulu Sungai Tengah (HST) bertekad mengatasi masalah sampah.
Plt Kepala DLHP, Mursidi menyebut di HST bahkan di Indonesia secara luas sedang mengalami permasalahan pengurangan sampah. Seiring dengan timbulan sampah yang selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan penduduk dan isu.
“Isu viralnya saat ini adalah keberadaan sampah plastik,” kata Mursidi.
Seiring dengan hal itu, Bupati HST, H Aulia Oktafiandi telah membuat program “HST No Plastics”. Ditujukan sebagai upaya terukur dan terencana untuk mengurangi timbulan sampah plastik di HST.
“Tindakan nyatanya adalah dengan pengurangan plastik sekali pakai, substitusi penggunaan plastik sekali pakai dan promosi penggunaan kemasan plastik tidak sekali pakai,” terang Mursidi.
Memahami permasalahan itu, baru-baru tadi DLHP membuka forum, yakni, Diskusi Arahan, Strategi Pengurangan Sampah dan Teknis Implementasinya bersama organisasi maupun relawan peduli lingkungan.
Diskusi diisi oleh narasumber yang ahli dibidangnya di Kalsel. Seperti, Dosen Universitas Lambung Mangkurat, Prof Dr Gusti Muhammad Hatta, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion, Dr Mini Farida Farhum dan Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana.
Diskusi dibuka langsung oleh Bupati Aulia di Wisata Manggasang Kecamatan Hantakan, Minggu (18/6/2023), kemarin.
Paparan materi secara panel dibahas oleh tiga narasumber. Dilanjutkan diskusi interaktif.

Bupati Aulia membuka forum diskusi masalah sampah di Wisata Manggasang Kecamatan Hantakan, Minggu (18/6/2023).
“Pemkab HST berkomitmen untuk melaksanakan startegi pengurangan sampah dengan sungguh-sungguh. Dengan Kerja sama yang nyata, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Bupati Aulia saat membuka diskusi.
Harapan Aulia, output diskusi strategi pengurangan sampah ini dapat menyebarluaskan informasi. Terutama pentingnya pengelolaan sampah dalam kehidupan sehari-hari.
“Seluruh peserta dapat menjadi teladan atau agen perubahan dalam proses pengurangan sampah dilingkungan masing-masing sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas,” pinta Aulia.
Sesaat sebelum dibuka diskusi itu, dilaksanakan penanaman Mahoni. Dipimpin Bupati Aulia dan para nara sumber.
Penanaman dilanjutkan oleh pasukan dari DLHP HST. Total yang ditanam di sekitar Wisata Manggasang sebanyak 70 pohon.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






