terasbanua.my.id, Barabai – Perbutan tiket menuju final diprediksi bakal sengit pada ajang Tarkam Kamboja Cup ke 16 di Lapangan Bina Muda Palajau Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah (HST), Minggu (6/8/2023) sore ini.
Kedua tim, Hevea FC dan PAM FC, masing-masing siap berlaga pada turnamen ke 16 di Palajau itu. Dua tim dari Barabai ini akan memperebutkan tiket ke final melawan AJB Palajau yang sudah duluan maju ke final.
Kubu Hevea pada babak menuju final ini bakal habis-habisan menurunkan pasukan. Terutama sporternya.
Manajer Hevea, Iki dan officialnya, Ade Basieron melalui Haris menyebut bakal menurunkan sporter ter’wahnya’. Mereka bakal memadati tribun.
“Semua kalangan. Ada emak-emak cantik juga. Siap memberikan dukungan dan semangat,” kata Haris.
Menariknya, kalangan emak-emak bakal diberangkatkan dengan Mobil Tayo. Mereka juga memakai pakaian seragam, merah-putih.
“Kami juga dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke 78 RI,” terang Haris.
Melihat sepanjang permainan sebelummya kedua tim yang memperebutkan tiket ke final ini nampaknya sama-sama kuat pada semifina
Kesebelasan PAM FC Barabai lolos ke semifinal Turnamen Sepakbola Kamboja Cup ke 16 setelah mengalahkan Inasel FCdengan skor 2-1, Rabu (2/8/2023) lalu.
Pada babak pertama, tim PAM PC dan para pemain Inasel sama-sama tampil menyerang.
Kedua tim bermain lincah pada babak pertama. Hingga menit terakhir, kedudukan masih 0-0.
Namun pada babak kedua, Inasel unggul lebih dahulu lewat gol Vito di menit ke-17. Serangan balasan dilakukan PAM FC lewat Hanif nomor punggung 12.
Dia membobol pertahanan Inasel dan menyamankan kedudukan 1-1. Menit berikutnya, PAM FC terus menyerang pertahanan Inasel hingga membobol lagi gawang dnegan skor akhir 2-1.
Pola-pola permainan di lapangan pada perebutan semifinal itu nampaknya sama dengan Hevea FC. Melawan BAS Putih FC, Hevea bertahan total, hingga tambahan waktu masih dengan skor 0-0.
Solidnya benteng Hevea FC yang dijaga Reza, Takim, Hafi, membuat serangan BAS sering kandas. Pun demikian Hevea yang punya peluang ke kubu BAS melalui Ansory, Fendy dan Agus.
Sekalipun Anshory, penyerang
asal Persemar Martapura itu mencoba menembus pertahan BAS, juga dipatahkan pemain belakangnya.
Tiba diadu penalti, BAS FC kedodoran mempertahankan gawang. Hevea berhasil mencetak 5 gol sementara BAS hanya 3 gol.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






