terasbanua.my.id, Banjarmasin – Keinginan seorang santri perempuan bernama Latifah Hasanah untuk bisa menuntut ilmu di Negara Timur Tengah yang lebih tepatnya di Kota Tarim, Hadramaut benar-benar terwujud.
Dimana perempuan berusia 19 tahun itu memanfaatkan beasiswa yang ia terima melalui seleksi yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin.
“Alhamdulillah saya salah satu penerima beasiswa ke Kota Tarim Hadramaut,” ucap Latifah Hasanah kepada terasbanua.my.id baru-baru tadi.
Latifah Hasanah mengungkapkan penerimaan beasiswa dirinya berawal dari pengajarnya yang mengarahkan untuk para santri mengikuti seleksi.
Dari 36 peserta yang mendaftar dalam seleksi itu lanjutnya, hanya 24 orang yang lolos di tahap administrasi.
“Pada akhirnya yang berangkat hanya 10 orang saja di tahun ini,” kata santri lulusan dari pondok pesantren Manbaul Ulum Putri itu.
Sebelum dinyatakan lolos dan mendapatkan beasiswa, dirinya telah melewati sejumlah tahapan tes dalam seleksi.
Diantaranya, tes mengenai ummul quran, hadist, bahasa arab, tentang tajwid Al-quran dan lainnya yang tidak berbeda jauh dengan pembelajaran di pondok pesantren.
Beasiswa yang diterima adalah biaya pendidikan full selama empat tahun dengan asrama.
“Sedangkan biaya hidup di sana sendiri,” ujarnya.
Tentunya bisa menuntut ilmu di Kota pelajar dan tempat para wali berkumpul itu merupakan sudah menjadi impian Latifah Hasanah sejak lama.
“Perasaannya full senyum bisa menerima beasiswa karena cita-cita saya ingin menjadi ustazah dan menebar kebaikan,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






