Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 18 Mar 2025 17:44 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Lampu Hijau TPAS Basirih, Menteri Lingkungan Hidup : Akan Kami Evaluasi


 Lampu Hijau TPAS Basirih, Menteri Lingkungan Hidup : Akan Kami Evaluasi Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mencari solusi terbaik terhadap tata kelola persampahan di kota berjuluk Seribu Sungai imbas dari penutupan TPAS Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, penutupan tersebut dipicu oleh pengelolaan sampah yang dinilai tak sesuai aturan, yakni masih menggunakan sistem open dumping yang dapat mencemari lingkungan.

Sabtu (15/03), Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR pun menggelar pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Wakil Wali Kota Hj Ananda dan Kepala Dinas LH Banjarmasin Alive Yoesfah Love di TPAS Basirih.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin memaparkan rencana penerapan sistem Controlled Landfill sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih baik.

Setelah rapat tertutup, Menteri LH menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi kembali terkait data TPAS Basirih. “Saya harus kembali evaluasi karena saat pendalaman awal, data yang kami terima belum lengkap,” ujarnya.

Ia menambahkan, TPAS Basirih yang dibangun dengan dana dari Bank Dunia pada 1997 seharusnya sudah memenuhi standar internasional. “Tapi karena kesembronoan pengelola lama, ini jadi beban bagi Pak Wali Kota,” tegasnya lagi.

Di akhir, Menteri LH juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan permasalahan sampah ini mesti segera diselesaikan karena akan berdampak serius pada pencemaran dan kesehatan lingkungan jika dibiarkan berlarut larut.

Diskominfotik/Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin