Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 9 Des 2022 14:43 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kucing Bisa Sebabkan Penyakit Scabies? Ini Penjelasan Kadinkes Banjarmasin


 Kucing Bisa Sebabkan Penyakit Scabies? Ini Penjelasan Kadinkes Banjarmasin Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Baru-baru ini di Kota Banjarmasin dihebohkan dengan penyakit Scabies yang menyerang anak-anak di beberapa sekolah di Kota Banjarmasin.

 

Ada terdengar kabar penularan penyakit scabies atau yang dikenal dengan penyakit kudis itu bisa dimulai dari binatang peliharaan atau liar seperti kucing.

 

Menanggapi adanya kabar tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengatakan penularan penyakit gatal pada kulit itu sangat mungkin dari hewan.

 

“Tapi bukan karena hewannya ya. Melainkan bakteri atau tungau yang mungkin hidup di tubuh hewan peliharaan seperti kucing itu yang bisa menularkan,” ucap Ramadhan saat dikonfirmasi terasbanua.my.id melalui sambungan telpon, Kamis (8/12/2022) kemarin.

 

Apalagi lanjut Ramadhan, kondisi hewan yang kurang higenis seperti kucing liar yang berada di jalan karena memang kebersihan dan kesehatan dari hewan tersebut tidak terjaga. Sehingga sangat berpotensi adanya penularan penyakit gatal tersebut.

 

“Walaupun secara medis tungau di kucing bukan sebagai pencetus scabies, tetapi jadi salah satu yang mungkin jadi penyebab,” tandasnya.

 

Kendati demikian, menurutnya tetap saja penyebab besar penyakit scabies terjadi karena kurangnya penerapan perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) di lingkungan.

 

Maka dari itu, tak henti-hentinya menghimbau masyarakat Kota Banjarmasin agar menerapkan perilaku PBHS dan selalu menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya.

 

Di samping itu, menghidupkan kembali kebiasaan atau budaya menjemur kasur, bantal dan guling pada sinar matahari langsung juga perlu dilakukan karena dapat membunuh kuman yang hinggap di peralatan tidur tersebut.

 

“Karena terkena penyakit scabies itu bisa dari tungau di kasur. Jadi jemur kasurnya, biar bersih dan enak tidurnya,” pungkasnya.

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin