Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 28 Agu 2024 17:22 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

KPK RI Lirik Banjarmasin Sebagai Salah Satu Kota Anti Korupsi


 KPK RI Lirik Banjarmasin Sebagai Salah Satu Kota Anti Korupsi Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin- Pemerintah Kota Banjarmasin menerima kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam rangka Observasi Calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi, di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, Rabu (28/8/2024).

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Arifin Noor tersebut, turut dihadiri Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Friesmount Wongso bersama jajaran, Plt. Pembantu khusus Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan Ernandi Rofiriansyah dan diikuti seluruh Kepala SKPD yang ada di lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

Diketahui, Banjarmasin sendiri menjadi satu dari tiga Kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang dipilih sebagai kategori percontohan Antikorupsi bersama Kabupaten Barito Kuala dan Kota Banjar Baru. Adapun observasi dilakukan selama satu hari penuh dengan menyasar pos pos sektor Pelayanan Publik yang ada di kota Banjarmasin seperti MPP Baiman dan RSUD Sultan Suriansyah.

Arifin Noor dalam arahannya, mengaku bersyukur karena Banjarmasin bisa diplot sebagai salah satu kota percontohan dalam program Antikorupsi. Ia menekankan, hal tersebut mesti menjadi perhatian seluruh ASN maupun perangkat daerah di lingkup pemerintah kota Banjarmasin dari berbagai tingkatan.

“Alhamdulillah hari ini kita kedatangan teman teman dari KPK dalam rangka observasi sebagai salah satu nominasi kota anti korupsi,” ujarnya pasca kegiatan.

“Mudahan-mudahan nanti bisa terpilih, tentunya dengan kajian dan pemantauan lebih dulu dari KPK, apakah ada yang kurang dari beberapa aspek dan sebagainya,” sambung Arifin.

Dirinya pun bertekad, observasi ini bisa membuka jalan bagi sektor pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan di kota Banjarmasin agar semakin baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Tentu kita ingin seluruh pelayanan kita itu tidak ada yang memberatkan masyarakat, tetapi membahagiakan masyarakat,” katanya.

“Tidak ada pungutan liar, tidak ada pungutan lainnya, sehingga apa yang kita bangun itu sesuai dengan spesifikasi (prosedur) yang telah kita tentukan sehingga kualitas kita akan terlihat dengan baik,”tegasnya lagi.

Sementara itu, Friesmount Wongso mengungkapkan tujuan dari observasi pihaknya hari ini untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan publik yang ada di kota Banjarmasin.

“Kita ingin melihat apakah kelayakan dan pemenuhan dari 6 komponen dan 19 indikator yang jadi acuan sebuah kota jadi percontohan anti korupsi itu terpenuhi di sini (Banjarmasin),” beber Plh Direktur PPSM KPK RI itu.

“Selain di Banjarmasin, nanti kita akan ke Batola dan Banjarbaru juga, kita lihat dari tiga lokus ini nanti mana yang lebih siap menjadi bagian dari kabupaten/kota percontohan anti korupsi di Kalimantan Selatan,” terangnya lagi.

Ia menuturkan beberapa alasan terpilihnya Banjarmasin sebagai calon kota percontohan, ungkapnya lagi, salah satunya berasal dari hasil masukan provinsi Kalimantan Selatan kepada KPK RI. “Kemudian dari aspek nilai MCP, SPI, lalu indeks standar pelayanan masyarakatnya, termasuk ada ketentuan dua tahun minimal WTP dari hasil auditnya, ini yang jadi dasar pertimbangan kami,” jelasnya.

Lantas, lewat program ini, dirinya berharap seluruh stakeholder layanan publik yang ada di Banjarmasin dapat mendorong sektor pelayanan di tempatnya masing masing agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

“Dengan observasi ini, kita ingin pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya yang menjadi inovasi dan kelebihan daerah dalam memenuhi kepuasan masyarakat itu bisa dijalankan secara maksimal oleh aparatur negara. Sehingga kita harapkan ke depan seluruh kabupaten kota seluruh Indonesia bisa menjadi percontohan anti korupsi,” tandasnya.

Menariknya, disela sela observasi ke lapangan, tepatnya di Mal Pelayanan Publik (MPP) Baiman, jajaran KPK turut membeli beragam olahan dan kerajinan asal Banjarmasin, termasuk juga kain khas Sasirangan yang dibayar secara non tunai atau Cashless.

Diskominfotik/Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin