Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 8 Agu 2023 16:48 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kondisi Mulai Membaik, Korban Penusukan Pelajar Akhirnya Bisa Menjalani Pemeriksaan Kepolisian


 Korban penusukan pelajar SMAN 7 Banjarmasin masih menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin. Perbesar

Korban penusukan pelajar SMAN 7 Banjarmasin masih menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kondisi terkini korban penusukan pelajar SMAN 7 Banjarmasin beberapa waktu lalu kian membaik, pasca operasi dan menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin.

Membaiknya kondisi korban akhirnya bisa menjalani pemeriksaan dari pihak penyidik kepolisian, pada Selasa (8/8/2023) siang.

“Alhamdulillah sudah mulai stabil, jadi korban sudah bisa dilakukan pemeriksaan,” ungkap orang tua korban melalui Kuasa Hukum, Muhammad Kurniawan kepada terasbanua.my.id saat ditemui di RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (8/8/2023).

Selama pemeriksaan lanjut Kurniawan, selain penyidik turut didampingi psikolog dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalsel.

Selama dimintai keterangan, korban turut didampingi orang tua dan kuasa hukum.

“Meski sudah stabil kondisinya, tapi si anak tetap ingin orang tua disampingnya karena dia merasa was-was pasca insiden penusukan itu,” kata Kurniawan.

Tak dipungkirinya, setelah insiden berdarah itu korban mengalami trauma psikis karena shock berat atas kejadian yang menimpanya.

Hal itu juga, dibenarkan langsung oleh psikolog yang selama ini mendampingi kesembuhan mental korban yang mengalami trauma.

“Alhamdulillah seiring waktu, sekarang sudah mulai membaik kondisi psikisnya dan terus didampingi dan dipantau psikolog dari rumah sakit,” tuturnya.

Meskipun kondisi korban sudah membaik, namun hingga saat ini dokter yang merawat masih belum mengizinkan pulang dalam waktu dekat.

Pasalnya, korban masih perlu perawatan dengan pengawasan langsung dari dokter hingga benar-benar sembuh.
Mengingat ada luka dalam dari tiga tusukan yang diterima dan menurut keterangan dokter yang merawat korban, luka dalam itu perlu waktu cukup lama untuk benar-benar sembuh.

“Paling cepat masa penyembuhannya 6 bulan bahkan bisa lebih dari itu karena tusukan mengakibatkan kerusakan pada organ dalam yang membuat pemulihan memerlukan waktu yang cukup lama,” tutupnya.

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 129 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin