Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 21 Nov 2023 16:02 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Komitmen Pemkab Jalankan Program HST No Plastic


 Para guru di HST mengikuti edukasi No Plastik, Selasa (21/11/2023). Perbesar

Para guru di HST mengikuti edukasi No Plastik, Selasa (21/11/2023).

terasbanua.my.id, Barabai -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) berkomitmen menjalankan program No Plastic atau tanpa plastik.

Pemkab HST menggandeng Yayasan Mudfish No Plastic. Sudah dua tahun terakhir berkolaborasi.

Sesuai komitmen daerah yang berbasis lingkungan berkelanjutan, mereka mendorong lewat sistem sekolah untuk dapat mencegah polusi plastik. Mengingat kondisi sampah plastik saat ini begitu mengkhawatirkan.

Co-Founder Mudfish No Plastic, Mora Prima Siregar menyampaikan, dilansir dari berbagai sumber, ada 60 juta botol plastik dan 93 juta sedotan plastik berakhir di tempat pembuangan sampah setiap hari.

Lebih lanjut, sebanyak 70 juta perempuan menstruasi aktif menghasilkan 16,8 miliar pembalut terbuang ke alam setiap tahunnya.

Padahal, 90 persen komposisi pembalut adalah plastik yang terdiri dari klorin, pewangi, pewarna dan pemutih. Ini juga turut menyumbang polusi plastik dan berbahaya bagi kesehatan.

“Polusi plastik dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker payu dara, asma, pubertas, obesitas, diabetes dan berbagai penyakit lainnya yang harus dicegah sejak dini,” ungkapnya saat memberikan edukasi pengurangan sampah plastik kepada para guru di Aula Bappelitbangda HST, Selasa (21/11/2023).

Mora menyebut, lewat kelas ini pihaknya turut memotivasi para guru untuk dapat membuat sistem sekolah yang mencegah polusi plastik.

Tentunya, dengan melibatkan semua guru, siswa, kantin dan semua warga sekolah dengan menerapkan kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.

“Kita juga turut membagikan tumbler Mudfish dan pembalut kain guna memotivasi dan membiasakan mereka mencegah penggunaan plastik sekali pakai,” bebernya.

Pihaknya berharap, edukasi yang diberikan ini tidak hanya untuk menyadarkan semata, melainkan juga diharapkan dapat diimplementasikan di sekolah dan lingkungannya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP), Mursyidi melalui Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan, Haikal menyampaikan, dalam pekan ini edukasi HST No Plastik ini akan dimasifkan ke beberapa sasaran.

“Mulai dari guru penggerak dan purna paskibraka, sekolah adiwiyata, mahasiswa, para santri di pondok pesantren (ponpes), hingga masyarakat di kaki Pegunungan Meratus, Desa Hinas Kiri,” jelasnya.

Adapun edukasi hari kedua ini, kata Haikal, pesertanya terdiri dari 50 orang perwakilan sekolah adiwiyata dan 40 orang perwakilan mahasiswa di Kabupaten HST.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, semoga mereka dapat aktif melakukan melakukan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungannya masing-masing,” harapnya.

Reporter: HN Lazuardi

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah