terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI ke 79 tahun, seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengenakan baju adat dari berbagai daerah.
Salah satu kepala SKPD yang cukup mencolok penampilannya adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, Ari Yani yang mengenakan baju adat Papua bersama istrinya.
Saat diwawancarai, Ari mengaku sangat bangga bisa mengenakan pakaian Nusantara dari adat Papua lengkap dengan aksesorisnya.
“Sebelumnya memang sudah ditentukan, tapi kami sangat bangga karena Papua itu adalah bagian dari Republik Indonesia. Meski kita tahu disana mengalami konflik,” ucap Ari kepada awak media.

Tentunya lanjut Ari, mengenakan pakaian adat di momentum peringatan Hari Kemerdekaan ini merupakan wujud keanekaragaman bangsa Indonesia itu sendiri yang terdiri dari berbagai suku.
“Di hari kemerdekaan ini, semoga selalu maju Indonesia terutama Kota Banjarmasin,” pesannya.
Di samping itu, diakuinya saat mencari pakaian adat Papua sempat mengalami kesulitan karena memang tidak banyak penyewa baju yang memiliki adat Papua.
“Tapi Alhamdulillah kita bisa mengenakannya di hari ini,” akhirnya.
Rasa bangga yang sama juga diungkapkan Camat Banjarmasin Selatan, Firdaus yang mengenakan adat baju Dayak Kalimantan Timur (Kaltim).
Terlebih lanjut Firdaus, baju adat Dayak yang ia kenakan tentunya mencerminkan salah satu identitas dari suku dari Kalimantan itu sendiri.
“Saya kenakan baju Dayak dari Kaltim lengkap dengan hiasan ornamennya seperti bulu Burung Enggang,” tutur Firdaus.
Menurutnya di momentum Hari Kemerdekaan RI kali, khususnya Kota Banjarmasin suasana terasa lebih sakral karena keanekaragaman yang dipertunjukan melalui baju adat yang dikenakan para tamu dari berbagai daerah.
“Semoga keanekaragaman ini bisa terus dipertunjukan sebagai kebanggaan karena Indonesia itu sangat beragam dari suku, etnis, dan agama,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






