Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 24 Mei 2023 12:55 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kegiatan Pasar Murah Penyumbang Turunnya  Angka Inflasi di Banjarmasin Hingga Capai 5,3 Persen


 Kegiatan Pasar Murah Penyumbang Turunnya  Angka Inflasi di Banjarmasin Hingga Capai 5,3 Persen Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Upaya Pemko Banjarmasin untuk menurunkan angka inflasi terbilang sukses. Pasalnya, penurunan angka inflasi terjadi secara drastis hingga di angka 5,3 persen yang sebelumnya 7,3 persen.

Sebelumnya, kota berjuluk Seribu Sungai sempat masuk dalam 10 besar sebagai daerah di Indonesia dengan angka inflasi tertinggi.

“Alhamdulillah sejak November sampai sekarang upaya penurunan inflasi berhasil dengan baik,” ucap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar kepada awak media Rabu (24/5/2023).

Menurut Tezar-sapaan akrabnya keberhasilan tersebut tak lepas dari upaya  yang telah dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Kota Banjarmasin terdiri dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Banjarmasin.

Salah satu upaya yang sangat berdampak besar dalam penurunan inflasi adalah pasar murah yang terus dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Banjarmasin untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan bahan pokok.

Hal itu pun juga membuat daya beli masyarakat terjaga dan tetap tinggi hingga bisa mengendalikan angka inflasi dan roda perekonomian di tengah masyarakat tetap stabil.

“Seperti pada bulan ramadan kemarin, harga tidak melonjak naik dan dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” kata Tezar sapaan akrabnya.

Sebelumnya diungkapkannya, penyebab angka inflasi tertinggi di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya terjadi pada permintaan beras lokal dan Ikan Gabus atau sebutan lain Ikan Haruan di tengah masyarakat.

Namun untuk sekarang lanjutnya, kedua kebutuhan itu bukan lagi penyumbang angka inflasi. Pasalnya, untuk kebutuhan beras lokal saat ini sudah ada opsi beras lain yang disediakan Pemko Banjarmasin kepada masyarakat. Tapi untuk jenisnya hampir serupa yakni beras tidak terlalu pulen.

“Makanya setiap pergelaran pasar murah kita sediakan beras seperti beras Thailand, beras Makassar, dan beras Pamanukan. Kita berusaha merubah kebiasaan masyarakat agar tidak harus mengonsumsi beras lokal saja” jelasnya.

Di samping itu, ia mengungkapkan dalam waktu dekat akan kembali melaksanakan pasar murah. Namun pergelaran kali ini akan di subsidi melalui Dana Bantuan Tidak Terduga (BTT).

“Ini tengah proses penandatangan untuk keputusan Wali Kota terkait jumlah subsidi BTT. Mudah-mudahan segera ditanda tangani dan setelah terbit Insya Allah kita agendakan mulai Mei ini,” akhirnya.

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin