Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 3 Agu 2024 16:00 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kasus Kekerasan Anak 2024 Meningkat Signifikan, Data Melampaui Tahun 2023


 Kasus Kekerasan Anak 2024 Meningkat Signifikan, Data Melampaui Tahun 2023 Perbesar

terasbanu.my.id, Banjarmasin – Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan signifikan, jika dibandingkan tahun 2023 lalu.

Dari data awal tahun 2024 hingga bulan Juli tadi, tercatat sudah ada 128 kasus kekerasan anak yang masuk di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindunga Anak (DP3A) Kota Banjarmasin.

Sementara data kasus kekerasan di sepanjang tahun 2023 lalu, tercatat total keseluruhannya hanya 136 kasus.

“Jauh lebih meningkat dibandingkan tahun lalu,” ucap Kepala DP3A Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan seusai kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2024 di panggung Siring Balai Kota Banajrmasin, Sabtu (3/8/2024).

Lebih lanjut, Madan menjelaskan peningkatan kasus sangat drastis terjadi saat di bulan Juni dan Juli karena bertepatan libur panjang anak-anak sekolah.

Jenis kekerasan anak yang terjadi terdiri dari kasus kekerasan remaja, tindak bullying, pelecehan hingga kekerasan seksual.

“Kekerasan dan pelecehan ini paling banyak saat libur sekolah itu,” katanya.

Meski kasus kekerasan anak jauh meningkat saat ini. Namun menurutnya hal itu cukup bagus karena sudah makin banyak yang sadar dan melaporkannya.

Tentunya hal itu, cukup memudahkan DP3A Kota Banjarmasin dalam menangani kasus hingga memberikan pendampingan pada korban.

Secara terpisah, Siswa SMPN 1 Banjarmasin, Misrina Putri Hatimah menyampaikan bullying merupakan tindakan yang paling merugikan bagi korban terlebih korbannya masih anak-anak.

Mengingat dampak yang dihasilkan dari tindak bullying itu sangat berpengaruh negatif terutama pada kesehatan mental korban.

“Belum lagi korban bullying itu akan merasa kurang pede dan akan berpengaruh kepada masa depan mereka,” tuturnya.

Menurutnya penting pencegahan terjadinya bullying dimulai dari diri sendiri dengan menyampaikan kepada teman-teman agar tidak melakukan tindakan bullying apalagi sampai penindasan.

“Kita sampaikan kepada mereka bahwa tindakan bullying itu perbuatan tidak baik,” akhirnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 229 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin