terasbanua.my.id, Barabai – Forum Komunikasi Karang Taruna se Hulu Sungai Tengah (HST) dibekali wawasan kebangsaan (Wasbang).
Tema yang diangkat yakni, Menumbuhkan Kembali Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air dan Ideologi Pancasila serta jati diri bangsa.
Agenda sosialisasi pemberian wawasan kebangsaan ini digelar Pemkab HST melalui Badan Kesbangpol.
Bupati HST, H Aulia Oktafiandi menyebut pemerintah bertanggung jawab menyiapkan generasi yang disiplin serta berwawasan kebangsaan.
“Kegiatan ini menjadi salah satu cara menyiapkan generasi muda menjadi pelopor di masa depan,” kata Aulia saat membuka sosialisasi wawasan kebangsaan di Pendopo Bupati HST, Senin (31/7/2023).
Bupati Aulia menilai, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan di sekitarnya. Utamanya kesatuan dan persatuan wilayah di dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Sejarah panjang perjuangan para Pahlawan dan pendahulu kita harus menjadi inspirasi kita dalam berkontribusi untuk kemajuan dan kejayaan bangsa,” ujar Aulia.
Berangkat dari hal itu, Bupati Aulia mengajak para Karang Taruna untuk mewujudkan tujuan dan mengambil manfaat dari materi dan kegiatan yang akan disampaikan oleh para narasumber. Sehingga wawasan kebangsaan terus berkembang dan meneguhkan nilai-nilainya dalam menghargai perbedaan dengan sikap bijaksana.
“Mari tingkatkan solidaritas dan persatuan untuk membangun bangsa yang lebih maju dan adil, bersama-sama, kita bisa mewujudkan cita-cita luhur para pendahulu kita dalam mencapai Indonesia yang lebih gemilang,” tutup Bupati Aulia.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol HST, Mardiyono melaporkan kegiatan ditujukan untuk penguatan identitas nasional di kalangan muda. Khususnya pada Karang Taruna dalam membentuk karakter dan paham patriotisme, serta untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.
Sedangkan pesertanya, kata Mardiyono yakni, Forum Karang Taruna se-HST. Total ada 80 orang.
“Nara sumber dari seluruh Forkopimda HST,” kata Mardiyono.

Kegiatan sosialisasi itu, terang Mardiyono, akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk partisipasi daerah dalam roda pembagian 10 juta Bendera kepada masyarakat Indonesia.
“Kegiatan dirangkai dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis sebagai upaya menumbuhkan patriotisme pada gerakan pemuda pada masyarakat,” tutup Mardiyono.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






