terasbanua.my.id, Barabai – Dua atlet Hulu Sungai Tengah (HST) memberikan kado istimewa di bulan Kemerdekaan ke 78 Republik Indonesia (RI).
Membawa nama baik Bumi Murakata, keduanya berhasil meraih tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 21 di Aceh-Sumut 2024.
Dua atlet itu yakni, Dewi Raisa Ramadani atlet Muaythai dan Irman Qurtubi atlet yang memperkuat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) HST.
Tiket ke PON berhasil diraih keduanya setelah mengikuti seleksi Pra-Pon.
“Dewi masuk 6 besar,” kata Ketua Muaythai Indonesia HST, Ramadhan, Sabtu (26/8/2023).
Meraih tiket menuju PON bukan perkara mudah bagi Dewi. Dia bertanding 3 kali pada Pra-PON hingga bisa masuk ke babak kualifikasi yang dihelat di Glora Pancasila Surabaya, Jumat (25/8/2023).
“Pertarungan yang pertama dengan atlet asal Sumsel, lawannya tidak datang. Sehingga melanjutkan ke pertandingan berikutnya,” kata Ramadhan.
Pertandingan ke dua, Dewi melawan atlet asal Kalimantan Barat (Kalbar). Sayangnya Dewi kalah.
Pertandingan terakhir merebutkan juara 5-6. Dewi berhadapan dengan atlet asal Papua Barat.
Harapan wanita kelahiran 2004 itu terwujud. Dia memenangkan pertarungan di nomor pertandingan 54 kilogram dengan atlet asal Papua itu.
Secara keseluruhan, atlet Muaythai Kontingen Kalsel di Pra-PON memperoleh 3 tiket menuju PON ke 21 di Aceh-Sumut 2024 nanti.
“Sekarang lagi perisapan untuk TC. akan segera dirapatkan teknisnya,” tutup Ramadhan.
Selain Dewi adalagi Irman Qurtubi. Lelaki kelahiran 2002 itu juga berhasil meraih tiket ke PON 2024.
Tiket berhasil disabet setelah Irman mengikuti seleksi Pra-Pon di Ibu Kota RI, Jakarta. Dia berhasil menumbangkan 2 pemain nasional asal Kalteng, Hendra dan Riau, Algifari.
Irman juga memperkuat tim tenis meja putra Kalsel yang diisi Akhmad Rudi, Gilang Ramadhan, Aulia Rahman dan
M Razibi Mahendra.

Mereka berhasil menundukkan Banten 3-2 dalam penentuan peringkat Prakualifikasi PON ke 12 yang berlangsung di Atrium Baywalk Mall Pluit, Jakarta Utara, Minggu (20/8/2023).
Berkat kemenangan itu, Kalsel menempati peringkat 9 dan otomatis lolos ke PON XXI.
Satu lagi atlet HST, M Bandi asal Desa Nateh dari Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI). Dia tengah berjuang untuk menuju Pra-PON.
Saat ini dia masih berjuang untuk melaju ke ajang kualifikasi menuju Pra-Pon.
Menuju babak kualifikasi Pra-Pon, tak mudah dilaluinya. Dia harus menyisihkan 38 atlet arung jeram yang dipanggil untuk diseleksi sebanyak 38 orang se-Kalsel.
Hingga akhirnya menyisihkan lawannya. Sehingga dia termasuk dari 6 orang putra-putri dipilih mewakili Kalsel dalam Pra-PON Zona 3.
“Saat ini pemusatan pelatihan di Martapura menuju Pra-PON di Sulawesi,” kata Ketua FAJi HST, Fakhrurazi.
Sebelumnya, FAJI melakukan pemusatan latihan serta menyeleksi atlet dari seluruh daerah di Provinsi Kalsel. Seleksi atlet FAJI itu berdasarkan hasil dari Kejurprov dan Porprov Kalsel.
Mereka diseleksi untuk dikirim ke babak kualifikasi Pra-PON zona 3 pada 30 Agustus sampai 8 September 2023 di Manado, Sulawesi Utara.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






