terasbanua.my.id, Banjarmasin – Seiring redanya kabut asap sekarang ini membuat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menurun drastis di Kota Banjarmasin.
Kasus ISPA di Kota Banjarmasin sempat melonjak tinggi hingga 6.321 pada bulan September lalu turun drastis pada data terakhir bulan 14 Oktober 2023 lalu yakni hanya 158 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, dr Tabiun Huda menjelaskan selain faktor alam, menurunnya kasus ISPA juga merupakan keberhasilan upaya yang telah dilakukan pihaknya dalam pencegahan dan penanggulangannya.
“Berbagai upaya telah kita lakukan dan tentunya menyiapkan layanan kesehatan di 28 puskesmas di Banjarmasin dengan siaga,” ucap Tabiun baru-baru tadi.
Tabiun berharap kondisi udara Kota Banjarmasin terus membaik seiring turunnya hujan yang sering terjadi beberapa hari belakangan.
Mengingat udara di Kota Banjarmasin kondisinya sempat buruk atau tidak sehat imbas dari kabut asap yang dikarenakan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) yang terjadi di kabupaten/kota tetangga.
Hal itu juga menyebabkan sekolah-sekolah di Kota Banjarmasin kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sementara seperti saat saat pandemi Covid-19 lalu.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






