Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 28 Agu 2023 17:33 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kabut Asap Karhutla Merebak di Banjarmasin, Masyarakat Dihimbau Gunakan Masker


 Kabut Asap Karhutla Merebak di Banjarmasin, Masyarakat Dihimbau Gunakan Masker Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Imbas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kabupaten/kota tetangga hingga menimbulkan kabut asap, ikut merembet hingga ke Kota Banjarmasin.

Tercemarnya polusi udara dengan kabut asap yang terjadi membuat banyak warga Kota Banjarmasin terserang penyakit infeksi saluran pernafasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan menjelaskan udara yang tercemar kabut asap mengandung partikel-partikel yang bisa menyebabkan batuk dan sesak nafas khususnya penderita asma.

Maka dari itu, Madan sapaan akrabnya menghimbau warga untuk menjaga diri dan melakukan pencegahan terhadap paparan penyakit dari polusi udara dari kebakaran hutan itu.

“Pencegahannya itu dengan memakai masker, banyak minum air dan mencegah kabut asap masuk rumah,” ucap Madan, Senin (28/8/2023).

Sementara bagi penderita asma disarankan untuk selalu menyediakan dan membawa obat minum yang sudah biasa dikonsumsi.

“Segera memeriksa diri apabila mengalami kambuh,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang sudah terpapar kabut asap hingga menimbulkan gejala penyakit batuk sampai sesak nafas. Maka disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih lanjut.

“Bagi orang yang rentan dengan paparan kabut asap, seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, terutama mereka yang sudah memiliki gangguan pernapasan dan penyakit jantung, wajib berkonsultasi dengan dokter,” terangnya.

“Konsultasi ini bertujuan agar kabut asap tak memunculkan risiko kesehatan yang parah, termasuk kemungkinan penyediaan oksigen serta obat-obatan. Jika keadaan memburuk sebaiknya langsung ke Faskes terdekat,” sambungnya.

Selain itu, selama paparan kabut asap masih menyelimuti Banjarmasin. Ia meminta agar warga tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Saat ruangan sudah aman dari paparan asap, bukan berarti upaya berhenti sampai di sini. Tetap jaga diri dengan menerapkan PHBS dengan konsumsi makan makanan bergizi dan istirahat cukup,” tutupnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin