terasbanua.my.id, Barabai – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Faried Fakhmansyah mengapresiasi program guru penggerak.
Menurut Faried program guru penggerak penting bagi para guru. Karena memiliki peran penting dalam pendidikan.
Sebagaimana diketahui, guru penggerak di HST sudah mencapai angkatan ke 10. Totalnya, 169 guru.
“Banggalah menjadi guru. Masa depan bangsa ada di tangan guru,” kata Faried, Kamis (31/10/2024)
Lewat program guru penggerak, guru dicetak sebagai seorang pemimpin dalam pembelajaran. Guru penggerak juga dapat membuat pembelajaran berpusat kepada siswa.
“Kita sangat bangga dengan program ini. Dari setiap angkatan selalu melahirkan guru yang berkualitas. Guru penggerak adalah cerminan pemimpin masa depan serta agen transformasi pendidikan,” tutup Faried.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) HST, HM Anhar menerangkan, sebelumnya para guru penggerak sudah mengikuti program selama 310 jam atau 6 bulan.
“Total guru penggerak sudah mencapai 231 orang. Saat ini untuk angkatan 11 masih berproses. Ada 62 orang,” kata Anhar.
Kata Anhar, HST saat ini menjadi kabupaten pembagi praktik. Terutama implementasi program guru penggerak tingkat nasional.
“Perwakilan Kementerian Pendidikan, bulan lalu datang ke HST untuk melakukan kompilasi video terhadap seluruh kebijakan dan aktivitas di sekolah,” kata Anhar.
Video itu, terang Anhar nantinya dibagikan secara nasional sebagai inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Sebagai percontohan program guru penggerak didukung dan dioptimalkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah masing-masing.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati HST, BGP Kalsel, lewat kebijakan dan bimbingan, HST berhasil mendapat penghargaan dua kali berturut-turut dan satu-satunya di Kalimantan Selatan,” tutup Anhar.
Reporter: HN Lazuardi






