terasbanua.my.id, Barabai – Intervensi penekanan stunting terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST).
Seperti diketahui, HST sukses menekan angka stunting. Angkanya 13 persen berdasar hasil Survey Kesehatan Nasional (SKI) Tahun 2023, melampaui target nasional, 14 persen.
Terbaru, upaya pencegahan stunting dilaksanakan di SMKN 1 HST. Sosialisasi menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).
Bupati HST, H Aulia Oktafiandi menyebut B2SA merupakan upaya nyata untuk memperkuat kesadaran pentingnya pola makan yang sehat dan aman.
“Kunci untuk menjaga kebugaran fisik dan kualitas hidup yang optimal untuk mencegah stunting,” tegas Aulia saat membuka sosialisasi di SMKN 1 HST, Kamis (18/7/2024).
Bupati Aulia menilai, mengkonsumsi makanan sehari-hari yang beraneka ragam dapat memenuhi kekurangan gizi. Karena tidak dapat dipenuhi oleh satu jenis makanan saja.
“Salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga pertumbuhan anak terlambat dari seharusnya,” papar Aulia.
Kepada seluruh peserta didik SMKN 1 HST, Bupati Aulia mengjak mengambil manfaat maksimal dari sosialisasi itu.
“Jadikanlah kesempatan itu sebagai ajang untuk memperluas pengetahuan tentang pola makan sehat dan aman,” pinta Aulia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan HST, M Afni Hidayat menyebut tujuan dilaksanakan sosialisasi B2SA di antaranya adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat. Pentingnya mengonsumsi pangan B2SA melalui promosi, sosialisasi atau edukasi.
“Sosialisasi B2SA juga bertujuan untuk pencegahan stunting di kab HST,” kata Afni.
Sosialisasi itu, tegas Afni adalah komitmen dan tindakan konkrit dari Pemkab HST dalam rangka meningkatkan SDM. Tetutama pelajat tingkat menengah atas.
“Semoga nantinya anak-anak yang akan berkembang di masa depan akan lebih sehat secara fisik dan mental,” tutup Afni.
Perlu diketahui, sosialisasi itu terlaksana berkat kerja sama TP-PKK HST dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Kegiatan juga diisi dengan pemberian obat tambah darah kepada Siswi SMKN 1 HST.
Reporter: HN Lazuardi






