Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 2 Mei 2023 17:05 WITA ·

badge-check

Reporter

Ini Sederet Prestasi Dina Aulia


 Ini Sederet Prestasi Dina Aulia Perbesar

terasbanua.my.id, BARABAI – Tak hanya di kancah regional maupun nasional, tetapi juga di ajang internasional, Dina terus menorehkan prestasi.

Sejatinya, gadis asal Desa Banua Hanyar Kecamatan Pandawan HST itu sudah mencicipi prestasi sejak 2017. Saat itu dia mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel yang ke-X di Tabalong, Kalsel.

Gadis ini mendapatkan tiga medali emas untuk tiga kelas cabang olaharga atletik yakni lari kelas 200 meter putri, estafet 4 X 100 meter dan 4 X 400 meter.

“Sejak SD juga sudah suka lari-lari di ladang ketika ikut orang tua bekerja,” kata sang kakak yang juga seorang atlet sprinter, Mujalipah.

Pada 2018 Dina kembali menorehkan prestasi. Dia menyabet tiga piala pada ajang yang berbeda: juara 3 Piala Panglima TNI di Surabaya, juara 2 pada ajang Jakarta Open dan juara 3 Kejurnas antar PPLP di Gorontalo.

Prestasi Dina ini mendapat perhatian dari Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta. Sejak 2019, dia mendapat beasiswa dan pembinaan.

Sejak saat itu prestasinya terus melesat. Tiga medali emas di tiga event berturut-turut berhasil diraihnya.

Ketiga ajang itu yakni Kejurnas Antar PPLP di Bangka Belitung, Popnas Jakarta dan The 22nd Thailand Sports School Games (TSSG) 2019 Khon Kaen Games di Bangkok.

Tidak mudah bagi Dina mencapai prestasi yang diraihnya pada di kejuaraan atletik antar sekolah olahraga U-16 se-Asia Tenggara itu. Persaingan ketat dia lalui.

Dina harus melalui babak penyisihan yang diikuti 12 pelari gawang.

Babak pertama, Dina berhasil masuk final. Masuk babak final, dia berupaya mengalahkan dua saingannya asal Malaysia, Lie Yee Teng dan Nur Afiqah.

Dina berhasil memecahkan rekor lari gawang 100 meter dengan catatan waktu 14.34 detik. Lebih cepat dibanding TSSG 2018 lalu yang pernah diikutinya.

Di 2022, prestasi apik dalam Kejuaraan Atletik Jawa Tengah (Jateng) Open 2022 yang berlangsung 1 hingga 3 Maret.

Bertanding di Stadion Tri Lomba Juang Semarang, Dina Aulia berhasil meraih emas dari nomor lari 100 meter gawang putri.

Berlari di lintasan tiga, Dina menyisihkan 7 atlet dari provinsi lain dengan catatan waktu 13,88 detik.

Di kancah iternasional saat Kejuaraan Dunia Atletik U20 di Estadio Olímpico Pascual Guerrero di Cali, Kolombia pada Agustus 2022 lalu.

Tepat di bulan kelahirannya itu, dia berhasil meraih juara pada lari gawang 100 meter tingkat dunia. Dina mencatat rekor 13.44 detik.

Catatan waktu itu lebih cepat 0.13 detik dari Eddiyah FRYE, sprinter asal Amerika Serikat dan lima atlet berbagai negara lainnya.

Masih di 2022, Dina kembali mewakili HST pada ajang Porprov XI di Kandangan Hulu Sungai Selatan (HSS). Dua medali emas disabetnya untuk kelas cabang olaharga atletik, estafet dan lari gawang.

Dina Aulia berharap terus bisa mengembangkan prestasinya dan terus memecahkan rekor skala nasional dan internasional.

“Semoga ke depannya bisa mengikuti ajang bergengsi lainnya seperti Sea Games, Asian Games dan Olympic,” kata Dina Aulia usai Porprov saat itu.

Sederet keberhasilan Dina Aulia sekaligus menjadi kabar baik untuk Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalsel.

Mereka sudah memiliki atlet potensial dari nomor lari gawang putri. Dina Aulia sendiri pernah gagal mengikuti PON XX di Papua 2020 lantaran terhalang usia yang masih 17 tahun.

Ketua Humas KONI HST, HN Lazuardi menyebut catatan waktu juara lari gawang 100 meter di PON saat itu 13,74 detik. Sementara Dina sudah mampu membuat 13,88 detik.

Bahkan saat Kejuaraan Dunia Atletik U20 di Estadio Olímpico Pascual Guerrero di Cali, Kolombia pada Agustus 2022 lalu, dia menyabet juara. Dina mampu mencatat rekor 13.44 detik di jarak 100 meter dan menyisihkan

“Dengan capaian itu, peluang Dina meraih medali di PON 2024 nanti cukup besar,” prediksi Lazuardi.

Perlu diketahui, per 2022 lalu Dina Aulia sudah dinyatakan lulus di SKO Ragunan.

Saat ini seorang atlet lari gawang asal HST kembali mengisi SKO Ragunan. Dia yakni, Zulfan.

“Saat tes dan seleksi tingkat nasional di Ragunan, Zulfan berhasil meraih medali perunggu,” demikian Lazuardi di Barabai.

Reporter: HN Lazuardi

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah

TERASBANUA


This will close in 20 seconds