terasbanua.my.id, Banjarmasin – Ada wacana menaikan tarif sewa dari Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang ada di Kota Banjarmasin baru-baru tadi.
Wacana itu muncul setelah adanya usulan untuk meningkatkan Pendapatan Belanja Daerah (PAD) bagi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin pada saat Rapat Badan Anggaran (Banggar).
Mengenai hal itu, Kepala Disperkim Kota Banjarmasin, Chandra mengatakan masih mengkaji dulu. Mengingat keberadaan rusunawa diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Memang dilematis, Rp 50 ribu saja kenaikan tarif akan memberatkan bagi penghuni. Maka dari itu masih jadi pertimbangan kita,” ungkapnya.
Dibandingkan menaikan tarif sewa, menurutnya lebih memilih untuk mengoptimalkan hunian rusunawa guna meningkatkan PAD.
“Karena masih ada rusunawa yang masih bisa kita tingkatkan,” tambahnya.
Diketahui, target PAD dari sewa Rusunawa pada tahun ini menurut Chandra sudah terealisasi 60 persen. Dari target sebesar Rp770 juta.
“Di Rusunawa Ganda Magfirah sewa paling murah Rp120 ribu di lantai 4 dan Rp180 ribu untuk lantai dasar. Sedangkan di Rusunawa Muara Kelayan harga standarnya Rp450 ribu per kamar,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






